Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem, I Komang Haryadi Parwatha. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Perumda Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem terus berupaya untuk memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Untuk memperluas jangkauan layanan tersebut, Perumda Tirta Tohlangkir terus mengembangkan jaringan infrastruktur pelayanan air minum melalui program investasi tahun 2026.

Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Kabupaten Karangasem, I Komang Haryadi Parwatha, mengungkapkan, sebanyak 39 paket pekerjaan yang tersebar di Unit Kubu dan Unit Rendang. Sebanyak 14 paket telah terealisasi, delapan paket masih dalam proses, dan 17 paket belum terealisasi.

Baca juga:  Suami Semiati Menyusul 15 Tahun

“Kami terus bergerak, mengelola potensi dan melakukan pengembangan untuk perluasan cakupan layanan. Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas sekaligus meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat, ” ujarnya, Selasa (20/10).

Haryadi Parwatha mengatakan, selain menyelesaikan investasi yang telah berjalan, pihaknya juga menyiapkan pengembangan jaringan di wilayah lain. “Kami juga sedang membuat perencanaan awal untuk proses perluasan pengembangan jaringan dan penambahan debit air untuk wilayah Desa Seraya Tengah dan Seraya Timur,” kata Haryadi.

Baca juga:  TPP Guru di Klungkung Masih Nunggak Dua Bulan di 2021, Awal 2022 Juga Belum Dibayarkan

Menurut Haryadi Parwatha, dengan pengembangan jaringan pipa, pembangunan reservoir, hingga penyediaan sarana pendukung sistem distribusi tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pelayanan air bersih kepada masyarakat. Upaya tersebut guna mendukung pengembangan jaringan menuju wilayah yang membutuhkan pelayanan air minum.

Pengembangan infrastruktur jaringan ditargetkan dapat dituntaskan tahun ini sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perluasan cakupan pelayanan air minum masyarakat Karangasem. Upaya tersebut juga sejalan dengan visi Bupati Karangasem untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat

Baca juga:  Pilih Jualan di Pasar Tumpah, Ratusan Tempat Berjualan Kosong

Dia menjelaskan, selain pengembangan jaringan perpipaan, Perumda telah merealisasikan pembangunan dan pengawasan reservoir di empat lokasi. Masing-masing di Banjar Dinas Bunglada dan Celagi, Desa Tianyar Tengah, Banjar Dinas Juntal Kaja, Desa Kubu, serta Banjar Dinas Dukuh Atas, Desa Dukuh. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN