Lintas sektor Forkopimcam Ubud menggelar rapat evaluasi dan koordinasi bersama para panitia Pilkel di Aula Kantor Perbekel Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (BP/istimewa)

 

GIANYAR, BALIPOST.com – Mendekati hari pemungutan suara, persiapan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di wilayah Kecamatan Ubud terus dimantapkan. Lintas sektor Forkopimcam Ubud menggelar rapat evaluasi dan koordinasi bersama para panitia Pilkel di Aula Kantor Perbekel Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (17/9).

Rapat tersebut fokus mengukur sejauh mana kesiapan logistik, Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga skema pengamanan di empat desa yang menyelenggarakan pemilihan, yakni Desa Peliatan, Desa Mas, Desa Sayan, dan Desa Kedewatan.

Camat Ubud, I Dewa Gde Pariyatna, S.STP., dikonfirmasi Jumat (18/9) meminta seluruh kepanitiaan memastikan kesiapan tempat, logistik, dan personel KPPS di lapangan. Ia juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi netralitas selama tahapan berlangsung.

Baca juga:  Cegah Melonjaknya Kasus COVID-19 di 2022, Pengamanan dan Patroli Ditingkatkan

“Panitia wajib menjaga netralitas dan menjalankan seluruh proses sesuai aturan. Pada hari pencoblosan, unsur kepolisian akan memimpin pengamanan, dibantu staf Kecamatan Ubud yang akan memantau langsung di setiap TPS,” tegas Dewa Pariyatna.

Dukungan pengamanan juga ditegaskan Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H. Pihaknya siap mengawal pergeseran kotak suara serta logistik ke TPS agar tetap aman. Ia mengingatkan panitia untuk terus bekerja secara transparan dan profesional.

Baca juga:  Bangli Rancang Pilkel Serentak 47 Desa di 2027

Sementara itu, Danramil 1616-02/Ubud, Mayor Inf I Gede Astawa, mengapresiasi situasi kondusif yang terjaga hingga memasuki masa tenang. Namun, ia mengingatkan agar semua pihak tidak lengah dan tetap mengantisipasi dinamika saat pemungutan maupun penghitungan suara.

“Tahapan yang sudah berjalan aman harus dipertahankan. Saat pencoblosan nanti, tingkatkan koordinasi dan antisipasi segala kemungkinan agar proses pemilihan tetap tertib dan kondusif,” ujar Mayor Inf I Gede Astawa.

Dari hasil pemaparan panitia desa, total ada 63 TPS yang disiapkan untuk melayani 28.593 pemilih yang terdaftar dalam DPT di empat desa yakni Desa Mas 20 TPS (9.972 DPT),
Desa Peliatan 18 TPS (6.888 DPT),
Desa Sayan 14 TPS (6.338 DPT),
Desa Kedewatan 11 TPS (5.395 DPT).

Baca juga:  Sampah Dituding Penyebab Melorotnya Bali dari Posisi Nomor 1 Destinasi Dunia

Secara keseluruhan, masing-masing desa menyatakan kesiapannya, baik dari sisi logistik, kesiapan personel KPPS, maupun lokasi TPS. Sinergi antara panitia desa, BPD, unsur kecamatan, TNI, dan Polri dipastikan terus berjalan optimal hingga seluruh rangkaian Pilkel selesai. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN