Prosesi palebon atau ngaben I Gusti Ayu Badri, istri dari mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra akan menggunakan bade padma. Bade jenis ini sama seperti yang digunakan pada palebon almarhum sang suami dahulu. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Prosesi palebon atau ngaben I Gusti Ayu Badri, istri dari mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra akan menggunakan bade padma. Bade jenis ini sama seperti yang digunakan pada palebon almarhum sang suami dahulu.

Hal tersebut diungkapkan oleh anak mendiang, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat ditemui di rumah duka, Jumat (11/9). Anggota DPD RI ini menjelaskan, persiapan baik dari sisi upacara dan teknis perjalanan ke Setra Tanjung Bungkak nanti sudah mulai dilakukan. Termasuk telah melakukan komunikasi dengan provider dan PLN untuk mengkondisikan kabel udara saat perjalanan ke setra.

Baca juga:  Berkas Sedang Diteliti, Bendesa Berawa Ajukan Praperadilan

“Proses secara fisik sudah, persiapan sudah. Termasuk komunikasi juga sudah dilakukan dengan provider dan PLN. Ya mudah-mudahan tidak ada kendala nantinya,” ujar Rai Mantra.

Dijelaskannya, baik dari sisi bade yang digunakan dan tingkatan upacara palebon I Gusti Ayu Badri disamakan dengan sang suami yang telah lama berpulang. Tingkatan upacara yang digunakan yakni munggah tumpang salu ngewagun. “Ini tingkatannya karyanya ngewangun. Kita samakan dengan suaminya, ajik terdahulu. Mudah-mudahan mereka bisa damai di sana,” katanya.

Adapun palebon I Gusti Ayu Badri akan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026. Upacara palebon akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA dan berlanjut nganyut ke segara Sanur.

Baca juga:  Pungli Parkir, Tiga Orang Ditangkap

Sementara itu, upacara malelet atau nyiramin telah berlangsung pada Rabu, 9 September bertepatan pada Buda Wage Menail yang berlangsung di Griya Sebasari. Kemudian pada H-1 palebon atau 12 September akan berlangsung upacara ngajum/pengaskara memeras sekitar pukul 10.00 WITA.

Pada saat palebon akan di-puput 4 orang sulinggih. Mulai dari prosesi atetangi ngewisik, pralina pering, ngardi tirta pengarep hingga melaspas pemereman pada pagi hari dipuput Ida Pedanda Gede Ketut Peling. Kemudian, nedunin layon di-puput oleh Ida Pedanda Gede Buruan dan nedunin layon di setra oleh Ida Pedanda Gede Suyasa.

Baca juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Palebon Ida Pedanda Nyoman Temuku

Lanjut ngereka puspa di-puput oleh Ida Pedanda Gede Suyasa dan Ida Pedanda Jelantik Oyo. Proses nganyut segara dan pasucian di merajan griya di-puput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Peling.

Untuk diketahui, mendiang I Gusti Ayu Badri memiliki lima orang anak yakni Ida Ayu Wijayanti, Ida Bagus Putra Diksotama Mantra, Ida Bagus Oka Udayana (almarhum), Ida Bagus Gde Wirawibawa (almarhum), dan terakhir Rai Mantra. Selain itu, almarhum juga meninggalkan 14 orang cucu, serta beberapa orang cicit. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN