
DENPASAR, BALIPOST.com – Pihak kepolisian mengambil langkah preventif menyikapi perkembangan teknologi begitu pesat. Saat ini, sudah 3.683 siswa SMA/SMK sederajat di Provinsi Bali telah mengikuti sosialisasi Program Paham AI (artificial intelligence) yang dilaksanakan Polda Bali bersama seluruh polres jajaran. Tujuannya membentengi generasi muda Bali dari penyalahgunaan AI.
Program ini menjadi upaya Polri membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI secara bijak, aman dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., Sabtu (5/9) mengatakan Program Paham AI merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendampingi generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami manfaat, risiko dan etika dalam pemanfaatannya. Polri hadir untuk mendampingi dan membekali mereka agar teknologi dapat digunakan untuk belajar, berkreasi dan menghasilkan hal-hal positif,” ujar Kombes Ariasandy.
Melalui program ini, pelajar juga diberikan pemahaman untuk lebih kritis dalam menerima informasi digital, termasuk mewaspadai hoaks, manipulasi konten, serta berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi AI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya humanis Polda Bali dalam mendampingi generasi muda agar semakin cerdas, kreatif, kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. (Kerta Negara/balipost)










