Polda Bali mengerahkan pasukan Brimob, termasuk jibom, dalam rangka pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Bali pada 25–26 Agustus 2026. Agenda utama kunjungan pada Selasa (25/8), yakni menghadiri groundbreaking pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bali Barat di Desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Untuk mengamankan kegiatan tersebut Polda Bali mengerahkan 710 personel, termasuk tim Jibom untuk melakukan sterilisasi.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy menjelaskan, presiden tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 13.00 WITA, lalu menuju wilayah Jembrana naik helikopter dan melaksanakan kegiatan di PLTS Jembrana.

Polda Bali bersama Polresta Denpasar, Polres Jembrana dan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, serta unsur keamanan terkait menyiapkan 710 personel untuk pengamanan terbuka dan tertutup selama dua hari. “Fokus pengamanan yaitu menciptakan situasi yang aman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Baca juga:  PPTK di Dispar Akui Laporkan Proyek Fiktif ke Polres Klungkung

Komposisi utama yaitu intelijen sebanyak 38 personel, pengamanan di Bandara Ngurah Rai 11 personel, serta pengawalan dan pengamanan rute 224 personel. Selanjutnya, pengamanan kegiatan sebanyak 112 personel, tindak/antisipasi gangguan keamanan 237 personel, penegakan hukum 26 personel, dan bantuan pengamanan sebanyak 28 personel.

Polda Bali melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan, antara lain kepadatan lalu lintas, kerumunan masyarakat, aksi spontan, penyusupan, penyebaran hoaks/disinformasi, penggunaan drone tanpa izin, serta tindak kriminal.

Baca juga:  Masih Diburu, Pelaku Pengeroyok Pembeli Mobil Masuk DPO

Untuk pengamanan lalu lintas, sebanyak 224 personel ditempatkan untuk pengawalan dan pengamanan rute. Personel disiagakan pada persimpangan dan titik rawan kemacetan, menyiapkan jalur alternatif, serta memastikan kelancaran perjalanan rombongan presiden.

Untuk pengamanan lokasi kegiatan diterapkan sistem pengamanan berlapis. Pengamanan mencakup pemeriksaan orang dan barang, pengawasan akses masuk, penjagaan area, serta patroli di sekitar lokasi dan area parkir.

Personel Satbrimob disiapkan untuk melakukan sterilisasi lokasi dengan dukungan Unit Jibom dan Satwa/K-9, termasuk mendeteksi benda atau bahan yang berpotensi membahayakan.

Baca juga:  12 Taekwondoin Bali Dipanggil Seleknas SEA Games

Sementara, pengamanan dan penegakan hukum sebanyak 26 personel disiapkan untuk penanganan tindak pidana, termasuk dukungan penyelidikan dan penyidikan serta penanganan potensi tindak pidana siber selama rangkaian kegiatan.

“Kami dari Polda Bali mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama rangkaian kunjungan kerja presiden. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” katanya.

Bagi masyarakat pengguna jalan, kata dia, diharapkan memperhatikan arahan petugas di lapangan serta mengantisipasi adanya pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur yang dilalui rombongan presiden. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN