
NEGARA, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan peninjauan langsung terhadap persiapan peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt di Kabupaten Jembrana, Senin (24/8). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan optimal menjelang peresmian yang akan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Selasa (25/8).
Dalam kunjungannya, Gubernur Koster mengecek berbagai aspek kesiapan, mulai dari infrastruktur pendukung, sistem operasional pembangkit, hingga koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaan agenda nasional tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Bali itu sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Koster menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan energi terbarukan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan Bali yang semakin mandiri di bidang energi, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan.
“Pembangunan dan pengembangan energi terbarukan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Bali yang semakin mandiri, hijau, dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Bali terus mendukung percepatan transisi energi demi masa depan Bali yang lebih bersih dan berdaya saing,” ujar Koster, Senin (24/8).
Menurutnya, pengembangan PLTS tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Bali mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus menekan emisi karbon. Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bali yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi hijau.
Peresmian PLTS di Jembrana ini diharapkan menjadi momentum penting dalam percepatan pemanfaatan energi bersih di Bali. Selain mendukung ketahanan energi daerah, keberadaan pembangkit berbasis tenaga surya juga diharapkan mampu menjadi contoh pengembangan energi terbarukan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya.
Pemerintah Provinsi Bali bersama para pemangku kepentingan terus mendorong investasi dan inovasi di sektor energi terbarukan guna memperkuat kemandirian energi daerah. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin memadai, Bali menargetkan transformasi menuju daerah yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan dapat terwujud secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang. (Ketut Winata/balipost)










