I Made Dwi Dewata. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah penduduk Provinsi Bali terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan pengolahan Data Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tahun 2023–2025, jumlah penduduk Bali pada 2025 mencapai 4.404.281 jiwa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mengatakan jumlah tersebut meningkat 29.018 jiwa atau 0,66 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 4.375.263 jiwa.

Jika dibandingkan dengan 2023, jumlah penduduk Bali bertambah sebanyak 59.727 jiwa. Pada 2023 penduduk Bali tercatat 4.344.554 jiwa, kemudian meningkat menjadi 4.375.263 jiwa pada 2024 dan kembali bertambah menjadi 4.404.281 jiwa pada 2025.

Baca juga:  Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil

Dari sisi jenis kelamin, penduduk laki-laki pada 2025 tercatat sebanyak 2.206.799 jiwa atau 50,11 persen. Sementara penduduk perempuan sebanyak 2.197.482 jiwa atau 49,89 persen. Dengan demikian, jumlah penduduk laki-laki lebih banyak 9.317 jiwa dibandingkan perempuan.

Komposisi tersebut menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di Bali relatif berimbang, meskipun pada 2025 penduduk laki-laki sedikit lebih dominan.

Sementara berdasarkan wilayah, Kabupaten Buleleng menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Bali. Pada 2025, penduduk Buleleng mencapai 832.299 jiwa, atau sekitar 18,90 persen dari total penduduk Bali.

Baca juga:  Cek Prakiraan Cuaca Bali 21 Desember 2025

Posisi kedua ditempati Kota Denpasar dengan 680.700 jiwa. Selanjutnya Kabupaten Badung sebanyak 543.320 jiwa, Karangasem 541.618 jiwa, dan Gianyar 508.520 jiwa.

Berikutnya, Tabanan memiliki 481.590 jiwa, Jembrana 331.843 jiwa, Bangli 259.161 jiwa, dan Klungkung menjadi daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 225.230 jiwa.

Dari perubahan jumlah penduduk 2024 ke 2025, Kota Denpasar mencatat kenaikan tertinggi, yakni bertambah 7.430 jiwa atau 1,09 persen. Disusul Badung yang meningkat 5.581 jiwa atau 1,03 persen dan Buleleng bertambah 4.143 jiwa atau 0,50 persen.

Baca juga:  Ratusan Karyawan Transjakarta Datangi Komnas HAM

Karangasem juga mengalami pertumbuhan sebanyak 3.228 jiwa, Gianyar bertambah 3.675 jiwa, Tabanan 3.197 jiwa, Jembrana 1.622 jiwa, serta Klungkung 1.507 jiwa.

Berbeda dengan wilayah lainnya, Kabupaten Bangli menjadi satu-satunya daerah yang mengalami penurunan jumlah penduduk pada periode 2024–2025. Penduduk Bangli berkurang 1.365 jiwa, dari 260.526 jiwa pada 2024 menjadi 259.161 jiwa pada 2025, atau turun sekitar 0,53 persen.

Secara keseluruhan, pertumbuhan penduduk Bali menunjukkan tren positif. Pada periode 2023–2024, penduduk Bali bertambah 30.709 jiwa atau 0,70 persen, sedangkan pada 2024–2025 bertambah 29.018 jiwa atau 0,66 persen. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN