Proses pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan di Pemkab Tabanan, Kamis (13/8). (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Setelah sempat menunggu cukup lama, tiga posisi kepala dinas (kadis) hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Tabanan akhirnya terisi. Ketiga pejabat tersebut dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan, Kamis (13/8). Pelantikan juga dirangkaikan dengan mutasi sejumlah pejabat, termasuk tiga posisi camat.

Tiga pejabat yang dilantik, yakni I Made Surya Dharma sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), I Dewa Putu Mahendra sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, dan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan. Ketiganya sebelumnya meraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang digelar Pemkab Tabanan.

Made Surya Dharma sebelumnya menjabat Camat Kediri. Sementara I Dewa Putu Mahendra sebelumnya merupakan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tabanan. Adapun Hendra Manik Mastawa sebelumnya menjabat Camat Penebel. Seiring pelantikan tersebut, sejumlah posisi camat turut bergeser.

Baca juga:  Penyiapan Lahan Relokasi Pedagang Pasar Blahbatuh Akan Dipercepat

Jabatan Camat Kediri yang ditinggalkan Made Surya Dharma selanjutnya ditempati Camat Kerambitan Putu Adi Praja. Dengan demikian, posisi Camat Kerambitan untuk sementara kosong dan akan diisi melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt).

Sementara jabatan Camat Penebel yang ditinggalkan Hendra Manik Mastawa dipercayakan kepada I Gusti Ayu Satvika, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan.

Mutasi juga menyasar posisi Camat Baturiti. Jabatan tersebut kini diisi Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Tabanan.

Kepala BKPSDM Tabanan I Nyoman Sastera Wibawa mengatakan, mutasi dan rotasi pejabat tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi setelah pelantikan tiga kepala dinas hasil seleksi terbuka. Dan prosesnya tentu sudah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

Baca juga:  Wapres Tegaskan Perppu Pembubaran Ormas Mendesak

Menurutnya, pergeseran sejumlah pejabat, termasuk camat, dilakukan karena terdapat camat yang sebelumnya mengikuti proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama. Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Tabanan melakukan penyesuaian sekaligus mengisi sejumlah jabatan yang mengalami kekosongan. Ia menambahkan, penataan jabatan tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi sekaligus memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan perangkat daerah. “Seluruh proses ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif dan berorientasi pada pelayanan publik,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera mengambil langkah-langkah strategis sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan semata-mata dari jabatan yang diemban, melainkan dari hasil kerja dan manfaat yang dirasakan masyarakat. “Segera ambil langkah-langkah strategis dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi. Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Tabanan. Prestasi Anda dapat dilihat dari hasil kerja,” ujarnya.

Baca juga:  Seperangkat Sound System SDN 5 Sibetan Raib

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menekankan pentingnya membangun kerja kolaboratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Setiap perangkat daerah diharapkan tidak bekerja dengan membawa ego sektoral, melainkan mengedepankan sinergi dan kepentingan masyarakat. “Kerja kolaboratif perlu terus dilakukan, jangan membawa ego sektoral. Harus responsif. Kita semua adalah pelayan masyarakat. Mari kita bekerja untuk masyarakat. Bekerjalah sesuai aturan, jangan keluar dari aturan,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN