
SINGASANA, BALIPOST.com – Jabatan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan ternyata memiliki daya tarik tersendiri. Bahkan, dua aparatur sipil negara (ASN) dari luar Bali ikut meramaikan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini sedang berlangsung di lingkungan Pemkab Tabanan.
Hingga Jumat (19/6), tercatat tujuh pelamar telah mendaftarkan diri untuk mengikuti lelang jabatan tiga posisi strategis, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Kebudayaan, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastera Wibawa, mengatakan, khusus untuk posisi Kepala Dinas Kebudayaan, dua pelamar yang telah masuk bahkan berasal dari luar daerah. Mereka adalah Sutrisno Puluhulawa dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Ahmad Sholeh dari Kementerian Agama.
Menurutnya, keikutsertaan ASN dari luar daerah tersebut menunjukkan sektor kebudayaan di Bali, khususnya Tabanan, memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan birokrat.
“Karena pendaftaran dibuka secara online melalui aplikasi ASN Karier, maka ASN dari seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi,” ujarnya.
Sementara itu, posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup hingga kini menjadi formasi dengan jumlah peminat terbanyak. Tercatat tiga pejabat telah mendaftarkan diri, yakni I Made Surya Dharma yang kini menjabat Camat Kediri, Dewa Gede Antakesuma selaku Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Tabanan, serta I Gede Agus Wirdiana yang menjabat Sekretaris Kecamatan Kediri.
Untuk posisi Kasat Pol PP, dua pelamar yang telah tercatat adalah Agung Raka Bhakta Wirawan yang kini menjabat Sekretaris BPBD Tabanan dan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa yang menjabat Camat Penebel.
Sastera Wibawa menegaskan, pendaftaran masih dibuka hingga 30 Juni 2026 sehingga jumlah pelamar diperkirakan masih dapat bertambah. Seluruh peserta nantinya akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, assessment test, penulisan makalah hingga wawancara.
Seleksi terbuka tersebut dilakukan untuk mengisi tiga jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) akibat adanya pensiun maupun rotasi pejabat sebelumnya.
Pemkab Tabanan menargetkan proses seleksi berlangsung secara terbuka, transparan, dan kompetitif guna memperoleh pejabat yang profesional serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sesuai jadwal, pengumuman hasil akhir seleksi akan dilakukan pada 13 Juli 2026. (Dewi Puspawati/balipost)










