
MANGUPURA, BALIPOST.com – Bukan sekadar bangunan bersejarah, 25 monumen dan tugu pahlawan di Kabupaten Badung menjadi bagian dari warisan perjuangan yang terus dijaga. Untuk memastikan keberadaannya tetap terawat, Pemkab Badung melalui Dinas Sosial (Dinsos) menugaskan 75 tenaga kebersihan yang rutin melakukan perawatan di seluruh lokasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, perawatan dilakukan secara berkala di seluruh lokasi. Petugas kebersihan ditempatkan untuk menjaga kebersihan sekaligus memantau kondisi masing-masing monumen dan tugu pahlawan.
“Untuk diketahui terdapat 25 monumen dan tugu pahlawan di wilayah Kabupaten Badung. Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan perawatan dan pembersihan di seluruh monumen dan tugu pahlawan tersebut dengan menyiapkan 75 tenaga kebersihan,” kata Eka Sudarwitha, Rabu (12/8).
Menurutnya, pembersihan dilakukan rutin setiap dua hari sekali. Pola tersebut diterapkan agar kondisi monumen tetap terjaga, mengingat sejumlah lokasi berada di ruang terbuka yang membutuhkan perhatian secara berkala.
Selain menjaga kebersihan, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyiapkan program perawatan hingga perbaikan secara bertahap. Pemerintah akan menyesuaikan penanganan dengan kondisi fisik dan kebutuhan masing-masing monumen.
Langkah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan fasilitas. Pemkab Badung juga ingin memastikan nilai sejarah yang melekat pada setiap monumen dan tugu pahlawan tetap terjaga.
Ia menegaskan, keberadaan monumen menjadi bagian penting dalam mengenalkan nilai kepahlawanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, perawatan dilakukan secara berkelanjutan agar monumen tidak kehilangan fungsi sebagai pengingat sejarah dan perjuangan para pendiri bangsa.
“Ke depan sesuai arahan pimpinan akan dilaksanakan perawatan hingga perbaikan secara bertahap sesuai kebutuhan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai kepahlawanan serta semangat kejuangan para pendiri bangsa,” jelasnya.
Eka Sudarwitha berharap keberadaan situs-situs tersebut terus menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus menumbuhkan semangat menghargai jasa para pahlawan bagi generasi sekarang dan mendatang. “Dengan dukungan 75 tenaga kebersihan dan program perbaikan bertahap, kami berupaya menjaga 25 monumen dan tugu pahlawan tetap dalam kondisi baik,” tegasnya. (Parwata/balipost)










