
AMLAPURA, BALIPOST.com – Bangunan SD Negeri 4 Tianyar Barat yang terletak di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Tianyar Barat, Karangasem terbakar pada Sabtu (5/9) malam. Akibat kejadian tersebut kerugiannya materiil diperkirakan mencapai Rp 500 juta.
Untuk melakukan pemadaman kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengerahkan sebanyak 11 orang personel dengan 4 unit armada Damkar. Air yang dihabiskan mencapai 20 ribu liter
Kepala Dusun (Kadus) Tegal Sari, I Nyoman Puspita mengungkapkan, peristiwa kebakaran SDN 4 Tianyar Barat tersebut diketahui pertama kali oleh salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat diketahui api sudah berkobar cukup besar. “Api berkobar cukup besar, ada tiga ruangan terbakar yaitu ruang guru, perpustakaan dan ruang kelas VI,” ucapnya.
Puspita mengatakan, masyarakat sempat berupaya untuk melakukan pemadaman kobaran api dengan peralatan seadanya, namun karena api sudah terlanjur besar tidak ada yang bisa berbuat banyak. Bahkan, seluruh barang yang ada di dalam tiga ruangan tersebut tidak bisa diselamatkan. “Hanya televisi saja yang sempat diselamatkan, selebihnya hangus terbakar semuanya,” katanya.
Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting. Hanya saja, untuk memastikan penyebab sebenarnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut ke lokasi. “Beruntung api tidak merembet ke bangunan lainnya yang ada di sekolah tersebut,” imbuhnya. (Eka Parananda/balipost).










