Pemkab Bangli menyerahkan bantuan belanja Banten upasaksi ngaben masal kepada masyarakat. (BP/Ina)

 

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli tahun ini menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk bantuan banten upasaksi ngaben massal. Hingga saat ini, realisasi bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp882 juta.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Bangli, I Made Yowana Kertadi Natih, menyampaikan bahwa dana Rp 882 juta tersebut telah disalurkan ke beberapa titik lokasi pelaksanaan ngaben massal yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bangli. “Nilai tersebut akan terus bertambah mengingat prosesi dan jadwal ngaben massal masih ada hingga akhir bulan ini,” ujar Yowana, Senin (10/8).

Baca juga:  OTT KPK

Adapun besaran bantuan yang diterima masyarakat adalah Rp1 juta per sawa. Untuk mendapatkan bantuan ini, syarat yang diterapkan masih sama seperti tahun sebelumnya. Yowana mengatakan penerima wajib melampirkan akta kematian dari warga yang diupacarai. Hal itu dimaksudkan guna menjaga ketertiban administrasi kependudukan. Namun bagi warga yang belum memiliki akta kematian saat pengajuan, Pemkab Bangli memberikan kelonggaran dengan memperbolehkan penyerahan surat keterangan meninggal dunia dari kepala desa setempat. Meski demikian, warga tetap disarankan untuk segera mengurus akta kematian.

Baca juga:  Pascaditerjang Puting Beliung, Warga Sidakarya Mulai Perbaiki Rumah Sembari Tunggu Bantuan

Disinggung mengenai kecukupan anggaran, Yowana memastikan alokasi Rp3 miliar akan mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun 2026. Hal ini mengacu pada realisasi tahun sebelumnya yang menyerap anggaran sebesar Rp1,5 miliar dari total Rp3 miliar anggaran yang dialokasikan. “Tahun ini kami rasa angkanya masih aman,” tambahnya.

Sementara itu mengenai rencana kenaikan nominal bantuan per sawa, pihaknya menyatakan belum ada rencana penyesuaian nilai dalam waktu dekat.

Baca juga:  Presiden Diagendakan Kunjungi Pengungsi Gunung Agung, Ini Rutenya

Sebagaimana yang diketahui program belanja Banten upasaksi ngaben masal di Bangli sudah berjalan sejak 2022 lalu. Dalam program itu pemkab memberikan bantuan biaya belanja Banten kepada masyarakat dengan nilai Rp 1 juta per sawa. Untuk bisa mengakses bantuan tersebut masyarakat di desa/Banjar yang menggelar upacara ngaben masal hanya cukup menyampaikan undangan kepada bupati untuk hadir ngupasaksi. Selain itu juga menyampaikan lampiran jumlah sawa yang diupacarai beserta penanggungjawabnya. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN