Beberapa wisatawan mancanegara (wisman) berjalan di pinggir sawah di wilayah Berawa, Kuta Utara, Badung. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kinerja sektor pariwisata Bali menunjukkan tren positif pada Juni 2026. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta naiknya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan, jumlah kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali pada Juni 2026 mencapai 605.013 kunjungan, meningkat 4,63 persen dibandingkan Mei 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 604.962 wisatawan masuk melalui jalur udara, sedangkan 51 wisatawan melalui jalur laut.

“Australia masih menjadi negara asal wisatawan terbesar ke Bali dengan 156.706 kunjungan, disusul India sebanyak 55.586 kunjungan, Tiongkok 41.731 kunjungan, Amerika Serikat 28.964 kunjungan, dan Inggris 25.441 kunjungan,” katanya.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Harian Nasional, Kembali Turun ke Empat Ratusan Orang

Dari 10 negara asal wisatawan terbanyak, wisatawan asal Singapura mencatat kenaikan bulanan tertinggi, yakni 41,32 persen. Secara kumulatif, selama Januari hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisman ke Bali mencapai 3.203.156 kunjungan. Namun, angka tersebut masih turun 2,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Australia tetap menjadi penyumbang wisatawan terbesar dengan 802.707 kunjungan.

Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, TPK gabungan hotel berbintang, nonbintang, dan akomodasi lainnya di Bali pada Juni 2026 mencapai 53,41 persen, naik 3,14 persen poin dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 50,26 persen.

Berdasarkan wilayah, Kabupaten Badung mencatat TPK gabungan tertinggi sebesar 63,74 persen, sementara Kabupaten Jembrana menjadi yang terendah dengan 24,60 persen. Kenaikan TPK bulanan terbesar terjadi di Kota Denpasar, yang naik 3,57 persen poin, dari 54,30 persen pada Mei menjadi 57,87 persen pada Juni 2026.

Baca juga:  Minim Tong Sampah di Kawasan Wisata Badung Disorot, Pemerintah Diminta Serius Menangani

Untuk hotel berbintang, TPK pada Juni 2026 tercatat sebesar 64,87 persen, meningkat 3,71 persen poin dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 61,16 persen. Peningkatan tertinggi terjadi pada hotel bintang lima yang naik 5,32 persen poin. Secara tahunan, TPK hotel berbintang juga naik tipis 0,21 persen poin dibandingkan Juni 2025.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencapai 38,92 persen, meningkat 1,71 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya. Namun secara tahunan, angka tersebut masih turun 7,18 persen poin dibandingkan Juni 2025.

BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada Juni 2026 mencapai 2,86 malam, turun dari 3,04 malam pada Mei 2026. Wisatawan asing rata-rata menginap selama 3,09 malam, lebih lama dibandingkan wisatawan domestik yang menginap 2,42 malam.

Baca juga:  Pemprov Buka Seleksi Komisaris dan Direksi PT Pusat Kebudayaan Bali, Ini Syaratnya

Adapun rata-rata lama menginap tamu di hotel nonbintang dan akomodasi lainnya tercatat 2,22 malam, sedikit menurun dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 2,23 malam. Wisatawan asing rata-rata menginap 2,47 malam, sedangkan wisatawan domestik selama 1,63 malam.

Menurut Agus Gede Hendrayana Hermawan, peningkatan kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel pada Juni mencerminkan masih kuatnya aktivitas pariwisata Bali memasuki musim liburan pertengahan tahun, meski rata-rata lama menginap wisatawan mengalami sedikit penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. (Suardika/balipost)

BAGIKAN