
DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (17/9) sejumlah peristiwa terjadi. Dari 28 pedagang bermobil jualan di Jalan Diponegoro-Imam Bonjol ditindak hingga Polri sita aset negara di Ungasan senilai Rp4,8 triliun menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.
Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya.
Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.
Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:
1. Jualan di Jalan Diponegoro-Imam Bonjol, 28 Pedagang Bermobil Ditindak
SINGARAJA, BALIPOST.com – Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng menertibkan pedagang bermobil yang berjualan di Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Singaraja, Kamis (17/9) dini hari. Dalam sidak itu, sebanyak 28 pedagang terjaring dan diberikan tindakan sesuai ketentuan.
Penertiban melibatkan sekitar 75 personel gabungan yang terdiri atas Satpol PP dan PPNS Buleleng, Polres Buleleng, Kejaksaan Negeri Buleleng, Pengadilan Negeri Singaraja, Dinas Perhubungan Buleleng, serta Perumda Pasar Argha Nayottama.
Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/09/17/582203/Jualan-di-Jalan-Diponegoro-Imam-Bonjol,…html
2. Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Awali Perjuangan Lawan Singapura
JAKARTA, BALIPOST.com – Timnas Indonesia segera memulai perjuangannya di FIFA ASEAN Cup 2026. Berstatus tuan rumah Divisi 1, skuad Garuda akan mengawali kiprah dengan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB.
Turnamen tersebut berlangsung di Indonesia pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Selain Jakarta, Kabupaten Bandung juga dipercaya menjadi tuan rumah. Grup A dimainkan di SUGBK, sedangkan Grup B berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat.
Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/09/17/582326/Jadwal-FIFA-ASEAN-Cup-2026…html
3. Setelah Diperiksa Marathon, Mantan Kepala BPN Bali Ditahan
DENPASAR, BALIPOST.com – Mantan Kakanwil BPN Bali berinisial MD memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Bali, Rabu (16/9). Tersangka MD menjalani pemeriksaan hingga tengah malam.
Usai menjalani pemeriksaan, tersangka MD ditahan di Rutan Polda Bali.
Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/09/17/582173/Setelah-Diperiks…,Mantan-Kepala…html
4. Bus Masuk Gang di Gilimanuk Picu Gejolak, Kelurahan Rapat Koordinasi Berangus “Centeng”
NEGARA, BALIPOST.com – Dampak kemacetan panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk beberapa pekan terakhir kian meresahkan warga sekitar. Tingginya volume kendaraan akibat proyek peningkatan kapasitas dermaga memicu maraknya aksi jalan pintas dengan melintasi gang-gang permukiman, memunculkan dugaan pungutan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Bahkan berdampak langsung warung warga rusak tertabrak bus. Guna meredam potensi gesekan antarwarga dan menjaga situasi kamtibmas, Kelurahan Gilimanuk menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Kantor Kelurahan Gilimanuk.
Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/09/17/582192/Bus-Masuk-Gang-di-Gilimanuk…html
5. Diduga Terkait Korupsi, Aset Negara di Ungasan Senilai Rp4,8 Triliun Disita Kortastipidkor Polri
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kortastipidkor Polri menangani dugaan tindak pidana korupsi berkaitan dengan penguasaan tanah negara milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Jalan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Tanah tersebut seluas sekitar 230.450 meter persegi dan nilainya saat ini diperkirakan Rp4,8 triliun. Saat ini tanah tersebut telah disita oleh negara.
Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (P2A) Kortastipidkor Polri, Brigjen Pol. Indra Lutrianto di TKP, Kamis (17/9), menjelaskan penyidikan kasus ini dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/9/VIII/2026/SPKT/KORTASTIPIDKOR tanggal 24 Agustus 2026 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/72/VIII/RES.3.2./2026/Kortastipidkor Polri. Objek yang sedang disidik yaitu tanah seluas kurang lebih 230.450 meter persegi yang tercatat sebagai aset negara.
Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/09/17/582255/Diduga-Terkait-K…si,Aset-Negara…html










