Proses evakuasi pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan di Warung Babi Guling Pan Benyak di Banjar Dinas Kelodan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Senin (3/8). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Peristiwa laka lantas yang memakan korban jiwa di jalur Manggis kembali terjadi. Pengendara sepeda motor yang merupakan pelajar tewas di tempat setelah menabrak mobil parkir di Warung Babi Guling Pan Benyek di Banjar Dinas Kelodan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Senin (3/8).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 18.20 WITA. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor nopol DK 5276 BW yang dikendarai KAP (14), seorang pelajar asal Desa Sengkidu, dengan mobil Honda CR-V DK 1009 FAU yang dikemudikan KAY (25), warga Sukawati, Gianyar.

Baca juga:  Belasan Sekolah Ikut Berpartisipasi di Ajang Kompetisi Mini Soccer Tingkat Pelajar SMP

Diketahui, sepeda motor bergerak dari arah Klungkung menuju Amlapura diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor kehilangan kendali hingga sepeda motor oleng ke kiri dan masuk ke area parkir Warung Makan Pan Benyek II.

Nahas, motor tersebut menabrak mobil Honda CR-V yang saat itu hendak parkir. Akibat benturan keras, pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm tersebut mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca juga:  Oleng, Mobil Terguling ke Kuburan

Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, Selasa (4/8) membenarkan kejadian laka lantas yang memakan korban jiwa tersebut. “Ya, pengendara meninggal dunia. Sementara pengemudi mobil tidak mengalami luka,” katanya, Selasa (4/8).

Maha Putra mengatakan, atas kejadian ini, pihaknya mengimbau pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, memastikan telah memiliki SIM, serta mengendarai kendaraan sesuai batas kecepatan dan kemampuan.

Baca juga:  Adu Jangkrik, Pengendara Motor Tewas

“Jangan pernah terburu-buru atau memaksakan diri berkendara jika kondisi tubuh sedang lelah maupun  kondisi mengantuk. Ingat, ada keluarga yang selalu menanti pulang dengan selamat.sampai dirumah. Jadilah pengguna jalan yang  mengutamakan keselamatan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas,” pintanya. (Eka Prananda/balipost)

 

BAGIKAN