
NEGARA, BALIPOST.com – Kecelakaan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Kawasan Hutan Bali Barat, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Senin (3/8) dini hari. Satu unit mobil terlibat tabrakan dengan bus malam dan menyebabkan dua guru asal Banyuwangi tewas.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 05.20 WITA. Kecelakaan ini terjadi bermula ketika mobil bernopol P 1443 YE meluncur dari arah selatan (Denpasar). Di lokasi kejadian tiba-tiba mobil tersebut oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
Nahas, dari arah berlawanan tersebut melaju kencang bus dengan nomor polisi DK 7626 AI yang dikemudikan IGS, warga Seririt, Singaraja. Tabrakan adu jangkrik pun tak terhindarkan.
Benturan yang begitu keras membuat dua orang yang berada di dalam mobil tewas seketika di lokasi kejadian. Korban yang dilaporkan meninggal yakni sopir, AIA bersama rekannya, ZM. Diketahui, kedua korban merupakan tenaga pendidik atau guru asal Banyuwangi.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa melalui Kanit Lantas, AKP Kukuh Emanuel saat dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kecelakaan maut tersebut. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh unit laka,” terang AKP Kukuh, Senin (3/8).
Dia menerangkan kondisi kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Mobil Toyota Calya ringsek berat di bagian depan hingga merangsek ke ruang kabin, disertai kedua ban depan pecah. Sementara itu, bus tersebut mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan, kaca depan pecah, serta pintu kanan ringsek. (Surya Dharma/balipost)










