
GIANYAR, BALIPOST.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Gianyar menggelar patroli skala besar Operasi Pekat Agung 2026, Sabtu (1/8) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WITA tersebut menyasar sejumlah ruas jalan dan lokasi yang menjadi perhatian di wilayah Kecamatan Gianyar dan Kecamatan Blahbatuh.
Patroli yang dipimpin Kasetops Res Operasi Pekat Agung 2026, Iptu I Dewa Putu Artana bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Ngurah Rai, Jalan Dharma Giri, Jalan Raya Buruan, Jalan Stadion Dipta, Jalan Ciung Wanara, Jalan Patih Jelantik, Jalan Kalantaka, kawasan Alun-Alun Gianyar, hingga melakukan pemantauan di salah satu kafe sebagai bagian dari sasaran operasi.
Selain melakukan patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat serta melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi di depan Pasar Rakyat Gianyar sebelum seluruh rangkaian patroli berakhir pada pukul 01.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, mengatakan bahwa patroli skala besar merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat yang menjadi sasaran Operasi Pekat Agung 2026.
“Patroli ini merupakan bagian dari upaya Polres Gianyar dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Personel melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita.
Melalui kegiatan patroli skala besar Operasi Pekat Agung 2026, Polres Gianyar berharap tercipta situasi yang tetap aman, tertib, dan kondusif, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari.(Wirnaya/balipost)










