
DENPASAR, BALIPOST.com – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Pelabuhan Benoa, patroli terus dilakukan pihak kepolisian bersama instansi terkait. Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Jumat (4/9) malam.
Personel gabungan menyasar sejumlah titik di Jalan Ikan Tuna, Dermaga Barat dan Dermaga Barat Selatan untuk mencegah tindak kriminal, gangguan kamtibmas, pelanggaran serta mengantisipasi peredaran minuman keras (miras).
Patroli gabungan ini menyambangi berbagai elemen masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, mulai dari pedagang kaki lima, anak buah kapal (ABK), pengunjung kawasan Benoa hingga para pemancing.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., Sabtu (5/9) mengatakan petugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga melaksanakan pendekatan dialogis dengan masyarakat. Imbauan kamtibmas disampaikan agar masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan, menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kegiatan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk sinergi antara kepolisian, TNI AL, KSOP dan Pelindo dalam menjaga kawasan Pelabuhan Benoa tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan pelabuhan memiliki aktivitas masyarakat yang cukup dinamis sehingga diperlukan kehadiran petugas secara rutin untuk mencegah munculnya peluang terjadinya tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Melalui patroli bersama ini kami ingin memastikan masyarakat yang bekerja maupun beraktivitas di kawasan Pelabuhan Benoa dapat merasa aman. Kami juga mengingatkan agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban,” kata Iptu Adi.
Kasi Humas menambahkan, kegiatan KRYD dan patroli gabungan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif. Sinergitas lintas instansi ini sangat penting.
Adanya komunikasi dan kehadiran petugas secara bersama-sama, diharapkan potensi kriminalitas, pelanggaran maupun peredaran miras dapat ditekan sehingga situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Benoa tetap terjaga. (Kerta Negara/balipost)










