Warung Babi Guling Pande di Bangli dipadati pengunjung pada Sabtu (1/8). (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Warung Babi Guling Pande Bangli dipadati warga pada Sabtu (1/8) pagi. Warga mengantre untuk mendapatkan sajian babi guling gratis dari Gubernur Bali Wayan Koster dalam rangka perayaan Rahina Tumpek Krulut, rahina Tresna asih/hari kasih sayang dresta Bali.

Satu ekor babi guling seberat 70 kilogram yang disediakan oleh warung yang berlokasi di Jalan Erlangga itu ludes dalam waktu kurang dari dua jam. Besarnya antusiasme warga membuat sistem nomor antrean sempat ditiadakan karena kondisi lokasi yang membludak.

Pengelola Warung Babi Guling Pande, Pande Suarguna, mengungkapkan meskipun warungnya baru resmi dibuka pukul 08.00 WITA, namun banyak warga sudah datang sejak pukul 07.00 WITA untuk mengambil nomor antrean. Karena antrean terus membludak pihaknya akhirnya meniadakan sistem antrean agar pelayanan berjalan lebih cepat.

Baca juga:  Tak Main Sinetron Lagi, Farid Ongky Tekuni Kuliner

Dikatakan Pande Suarguna, satu ekor babi guling yang disiapkan tersebut diolah menjadi lebih dari 400 porsi. Warga bebas memilih untuk makan di tempat maupun dibungkus. Tak hanya hidangan utama, sajian minuman teh hangat juga disediakan secara gratis oleh Gubernur Bali. Seluruh porsi gratis tersebut habis sebelum pukul 11.00 WITA.

Sebagai generasi ketiga yang melanjutkan usaha keluarga, Pande mengaku sangat senang dan bersyukur warungnya ditunjuk ikut berpartisipasi dalam aksi berbagi ini. Menurutnya acara berbagi ini sangat mendukung UMKM lokal. “Ini adalah pertama kalinya kami ikut berpartisipasi, dan kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Baca juga:  Strategi Cerdas Gubernur Koster Jaga Stabilitas Ekonomi Bali

Warung Babi Guling Pande Bangli sudah beroperasi sejak era 1990-an. Pande Suarguna mengatakan dulu warungnya sempat buka di pasar saat dikelola kakeknya, kemudian dilanjutkan oleh ayahnya. “Saya adalah generasi yang ke tiga,” ujarnya.

Warung Babi Guling Pande sendiri dikenal memiliki cita rasa khas yang diwariskan secara turun-temurun. Keunggulannya terletak pada olahan basa genep (bumbu khas Bali) yang lebih mantap dan pekat (medok), serta dipanggang secara manual selama tiga jam.

Warung babi guling ini biasanya buka dua shift dari pukul 08.30 hingga 16.00 WITA. Kemudian shitt kedua dari pukul 18.00 wita hingga 01.00 dini hari. Pande Suarguna menambahkan bahwa setelah porsi gratis untuk shift pagi habis, warungnya akan kembali buka pada shift malam untuk penjualan normal. “Tapi kalau memang ada arahan dari pemerintah untuk lanjut kami siap,” ujarnya.

Baca juga:  Hujan, Produksi Listrik PLTS di Kayubihi Turun

Warung Babi Guling Pande sendiri dikenal memiliki cita rasa khas yang diwariskan secara turun-temurun. Keunggulannya terletak pada olahan basa genep (bumbu khas Bali) buatan sendiri yang lebih mantap dan pekat (medok), serta dipanggang secara manual selama tiga jam untuk satu ekornya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN