
DENPASAR, BALIPOST.com – Sira Village Grand Outlet Bali resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Jumat (31/7). Proyek hasil kolaborasi Mitsubishi Estate Group dan PT Bali Turtle Island Development (BTID) ini menjadi pusat perbelanjaan outlet dan gaya hidup pertama di Bali yang mengusung konsep destinasi terpadu dengan investasi sekitar Rp1,5 triliun atau setara USD85 juta.
Pengembangan kawasan seluas 4,7 hektare tersebut diproyeksikan menyerap lebih dari 1.000 tenaga kerja sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata berkualitas. Kehadiran Sira Village juga dinilai sejalan dengan pertumbuhan konsumsi domestik yang masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, Tantowi Yahya, mengatakan Sira Village tidak sekadar menghadirkan pusat perbelanjaan, tetapi menawarkan pengalaman wisata baru yang memadukan belanja, kuliner, seni, budaya, dan rekreasi dalam satu kawasan.
“Bali selalu dikenal karena keindahan alam dan budayanya. Sira Village memberikan sesuatu yang belum pernah dimiliki pulau ini sebelumnya, sebuah destinasi di mana belanja, kuliner, dan budaya menyatu di satu tempat,” ujarnya saat soft opening,
Menurut Tantowi, keberadaan outlet tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi belanja wisatawan agar devisa lebih banyak berputar di dalam negeri sekaligus memberikan alternatif aktivitas bagi wisatawan sebelum meninggalkan Bali.
Lebih dari 100 merek premium hadir di kawasan ini dengan penawaran harga outlet sepanjang tahun. Sejumlah merek internasional yang bergabung antara lain Coach, Kate Spade, BOSS, Adidas, Nike, True Religion, Puma, Lacoste, Steve Madden, hingga Tommy Hilfiger.
Selain itu, Sira Village menghadirkan sejumlah pencapaian baru, seperti toko buku Kinokuniya pertama di Bali, Sira Space yang menghadirkan kurasi merek premium dari MAP, serta debut merek fesyen asal Amerika Serikat, Hazelwood, di Indonesia.
Berbeda dengan pusat perbelanjaan konvensional, Sira Village dirancang sebagai destinasi yang memungkinkan wisatawan menikmati waktu sebelum keberangkatan pesawat. Mulai Agustus mendatang, kawasan ini akan dilengkapi layanan live flight information sehingga pengunjung dapat memantau status penerbangan secara langsung sambil berbelanja, menikmati kuliner, maupun bersantai.
Fasilitas tersebut didukung layanan shuttle gratis menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sehingga wisatawan tidak perlu menghabiskan waktu menunggu di terminal bandara ketika memiliki jeda beberapa jam sebelum penerbangan.
Tak hanya menawarkan aktivitas belanja, kawasan ini juga dilengkapi area alfresco, ruang terbuka hijau, karya pengrajin lokal, pertunjukan seni budaya, hingga Rooftop Terrace Bar dengan infinity pool yang menghadap lanskap tropis sebagai lokasi menikmati matahari terbenam.
Executive Officer sekaligus General Manager of International Business Development Mitsubishi Estate Corporation, Toru Hayamizu, mengatakan pembukaan Sira Village menjadi tonggak penting dalam pengembangan bisnis internasional perusahaan.
“Bali merupakan salah satu destinasi resor terkemuka di dunia, dan Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali menawarkan potensi besar bagi pariwisata berkualitas serta pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan pengembangan Sira Village dilakukan bersama mitra, pemangku kepentingan lokal, dan masyarakat Bali dengan menggabungkan keragaman wisatawan dunia serta kekayaan budaya Bali dengan pengalaman outlet berstandar internasional.
Dari sisi desain, Sira Village mengusung filosofi Desa Bhinneka atau A Village for Diverse Communities. Konsep tersebut diwujudkan melalui adaptasi tata ruang tradisional Bali, seperti bale dan natah, ke dalam arsitektur kontemporer. Unit-unit ritel mengelilingi ruang komunal yang ramah keluarga dan hewan peliharaan, dipadukan koridor teduh, lanskap hijau, dan elemen air sehingga menghadirkan suasana menyerupai desa pesisir.
Pengelola juga menempatkan aspek keberlanjutan sebagai bagian penting dari pengembangan kawasan melalui penggunaan material lokal dan daur ulang, sistem ventilasi alami, pendingin udara hemat energi, serta fasilitas pengelolaan sampah plastik. Saat ini Sira Village tengah menjalani proses sertifikasi BCA Green Mark Gold sebagai standar bangunan ramah lingkungan.
Pembukaan Sira Village turut diramaikan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari Hanoman Obong persembahan Bumi Bajra, peragaan busana Grand Couture Bali Goddesses, pengalaman mengenakan busana tradisional Bali, hingga Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD). Rangkaian hiburan juga menghadirkan penampilan Balawan pada 31 Juli, Pongki Barata pada 1 Agustus, dan Soulfood pada 2 Agustus 2026. (Ketut Winata/balipost)










