Menteri Dalam Negeri saat meninjau langsung progres pembangunan Puspem Kabupaten Gianyar didampingi Gubernur Bali dan Bupati Gianyar, Sabtu (5/7). (BP/istimewa)

 

GIANYAR, BALIPOST.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi terhadap proyek pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar. Dalam kunjungan, pada Sabtu (5/7), Mendagri menilai kompleks perkantoran masa depan ini sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia karena memadukan efisiensi anggaran, kenyamanan kerja, dan konsep ramah lingkungan.

Kunjungan kerja Mendagri di Kabupaten Gianyar turut didampingi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra. Sebelum meninjau proyek Puspem, rombongan terlebih dahulu memantau pelaksanaan digitalisasi perlindungan sosial program Presiden Prabowo Subianto yang berlokasi di Desa Pering (Kecamatan Blahbatuh) dan Desa Batuan (Kecamatan Sukawati).

Baca juga:  Mendagri Bentuk Satgas Premanisme dan Ormas

Di sela-sela agenda utamanya, Bupati Mahayastra mengajak Mendagri untuk melihat langsung progres fisik pembangunan gedung Puspem yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar. Melalui unggahan resmi di media sosial Bupati Mahayastra, Mendagri Tito Karnavian menggarisbawahi kehebatan tata kelola keuangan Pemkab Gianyar.

Menurutnya, pembangunan fasilitas megah ini tidak sampai mengorbankan program prioritas maupun pelayanan dasar kemasyarakatan. Sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan, hingga jaminan bantuan sosial tetap terpenuhi dengan optimal.

“APBD dipakai tanpa menafikan yang lain. Malah meningkat, PAD-nya hebat bisa naik sampai dua triliun lebih dan ini digunakan untuk membangun gedung perkantoran yang lebih layak,” ujar Tito Karnavian di sela-sela peninjauan.

Baca juga:  Sudah Jalani PPKM Level 3, Kasus Baru di Bali Naik Lagi ke Dua Ratusan

Mantan Kapolri tersebut mengaku sangat terkesan dengan perencanaan matang Puspem Gianyar, mulai dari estetika arsitektur hingga penciptaan lingkungan kerja (working place) yang dirancang demi mendongkrak produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya lihat ini salah satu mungkin yang terbaik di Indonesia yang pernah saya lihat. Desainnya sangat bagus, arsitekturnya bagus, kemudian juga working place-nya nyaman,” puji Tito.

Tidak hanya mengutamakan fungsi fisik bangunan, Puspem Gianyar juga diproyeksikan menjadi kawasan percontohan yang berbasis lingkungan berkelanjutan. Kawasan ini nantinya akan diintegrasikan dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa hutan kota, serta mengadopsi teknologi energi terbarukan.

Baca juga:  Gubernur Koster Bawa Raperda Penyertaan Modal BPD Bali ke Mendagri, Dirjen Otda Siap Proses

“Apalagi nanti akan dibuat semacam hutan kota yang dipenuhi pepohonan dan juga ramah lingkungan karena menggunakan sumber energi berbasis solar panel (panel surya),” tambah Mendagri.

Mengakhiri peninjauannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan selamat dan apresiasi mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Mahayastra, seraya berharap agar seluruh sisa tahapan konstruksi berjalan lancar hingga rampung total. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN