Pemkab Badung baru memiliki dua taman bermain layak anak di Puspem Badung. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui rencana pembangunan Tempat Penitipan Anak (TPA) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem). Fasilitas ini disiapkan sebagai solusi bagi pegawai maupun masyarakat yang membutuhkan layanan penitipan anak yang aman dan representatif.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, Selasa (9/6) mengatakan, gagasan pembangunan TPA tersebut muncul dari perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung terhadap kebutuhan pegawai yang memiliki anak usia dini. Kehadiran fasilitas ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi orang tua saat menjalankan aktivitas kerja.

Baca juga:  Bupati Adi Arnawa Hadiri Lokasabha V PDPN Cabang Badung

“Memang sedang direncanakan. Ibu Ketua TP PKK melihat bahwa untuk mendukung pegawai, termasuk juga masyarakat Badung, diperlukan tempat penitipan anak yang representatif,” terangnya.

Pemkab Badung pun mulai menyiapkan langkah konkret. Koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung telah dilakukan guna menentukan lokasi awal operasional. Dari hasil komunikasi tersebut, bangunan eks Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di kawasan Puspem diproyeksikan menjadi lokasi sementara TPA. “Sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda. Untuk sementara direncanakan memanfaatkan bangunan eks Damkar,” tegasnya.

Baca juga:  Perbaikan Jalan Mambal-Pelaga Dianggarkan Rp130 Miliar

Meski demikian, Pemkab Badung tidak terburu-buru dalam merealisasikan program ini. Pemerintah akan melakukan kajian mendalam sekaligus evaluasi terhadap tingkat kebutuhan masyarakat. Jika minat terhadap layanan penitipan anak ini cukup tinggi, pengembangan fasilitas yang lebih besar dan representatif akan dilakukan ke depan.

“Kalau ternyata kebutuhan penitipan anak cukup besar, tentu akan kita kembangkan lagi ke depan. Prinsipnya kami ingin menghadirkan fasilitas yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan pegawai,” imbuhnya.

Baca juga:  Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Setinggi 750 Meter

Saat ini, proses perencanaan dan persiapan masih terus berjalan. Pemkab Badung menargetkan fasilitas TPA tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2027.

“Sekarang masih berproses. Mudah-mudahan kalau semua berjalan lancar, tahun 2027 sudah bisa direalisasikan,” tegasnya.

Bupati Adi Arnawa berharap kehadiran TPA di lingkungan Puspem diharapkan tidak hanya mendukung pelayanan publik yang ramah keluarga, tetapi juga meningkatkan produktivitas pegawai karena anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan yang aman selama jam kerja. (Parwata/balipost)

BAGIKAN