Suasana di lingkungan Puspem Badung. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung merancang pembangunan taman kota representatif di kawasan Ibu Kota Mangupura. Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi atas tingginya aktivitas warga yang selama ini memanfaatkan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung sebagai jogging track.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kawasan Puspem sejatinya tidak dirancang untuk aktivitas olahraga publik karena merupakan pusat perkantoran dengan tingkat keamanan tinggi.

“Kami mohon maaf kepada warga masyarakat. Kalau kita jujur, tempat ini sebenarnya tidak layak dijadikan jogging track karena ini merupakan kantor pemerintahan yang menyimpan banyak aset penting. Faktor keamanan dan security harus betul-betul kita perhitungkan,” ujar Bupati Adi Arnawa pada Rabu (22/7).

Baca juga:  Dua Penjabat Badung Raih 'ASN Talent 2024' dan 'ASN Berprestasi 2023'

Sebagai langkah konkret, Pemkab Badung kini mematangkan perencanaan pembangunan taman kota di sisi utara kompleks puspem. Taman ini akan dirancang sebagai ruang terbuka hijau multifungsi yang tidak hanya menunjang aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi pusat rekreasi keluarga dan interaksi sosial masyarakat.

Tidak hanya itu, pembangunan taman kota akan diintegrasikan dengan penataan akses jalan di sekitarnya. Pemerintah akan membuka dan menata jalur transportasi yang menghubungkan wilayah strategis seperti Sempidi, Abianbase, Sading, hingga Penarungan. Konektivitas ini diharapkan membentuk konsep catus pata, yaitu persimpangan agung khas Bali yang memiliki nilai filosofis dan tata ruang yang kuat.

Baca juga:  Rangkaian HUT ke-72, Bali Post Gelar Bakti Pertiwi Bali

Menurutnya, penataan mencakup tiga aspek utama, yakni peningkatan konektivitas wilayah, pembangunan infrastruktur terpadu, serta pemisahan fungsi area perkantoran dengan ruang publik. Dengan demikian, keamanan aset negara tetap terjaga tanpa mengurangi hak masyarakat dalam menikmati ruang terbuka yang layak.

Selain fokus pada aktivitas siang hari, Pemkab Badung juga menyiapkan konsep untuk menghidupkan suasana malam di kawasan Mangupura. Pemerintah berencana menyediakan ruang khusus (space) pada jam tertentu untuk kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi kreatif dan hiburan yang tertib.

Baca juga:  WBF Rock Music Festival Give Appreciation to Bali Rock Musician

“Kami ingin menyiapkan space di saat-saat jam tertentu untuk kegiatan malam, mirip seperti kawasan Malioboro. Harapannya, Ibu Kota Mangupura bisa terlihat lebih hidup dan bergairah,” tambahnya.

Konsep ini diharapkan Bupati Adi Arnawa mampu menciptakan pusat aktivitas baru yang aman, nyaman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan dukungan masyarakat dan media, pembangunan taman kota ini diyakini dapat segera terealisasi dan menjadi ikon baru kebanggaan Kabupaten Badung.(Parwata/balipost)

BAGIKAN