
JAKARTA, BALIPOST.com – Kekalahan menyakitkan dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi akhir perjalanan Ronald Koeman bersama Timnas Belanda. Pelatih berusia 63 tahun itu resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah Oranje gagal melangkah lebih jauh di turnamen yang digelar di Amerika Utara.
Belanda harus mengakhiri kiprahnya usai takluk lewat drama adu penalti 2-3 dari Maroko di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa (30/6). Hasil tersebut sekaligus memupus harapan Oranje meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah.
“Saya sangat bersyukur dan ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dedikasi semua orang di sekitar tim Oranje selama dua periode ketika saya mendapat kehormatan menjadi pelatih tim nasional,” ujar Koeman, dirilis dari Kantor Berita Antara.
Keputusan itu menutup periode kedua Koeman sebagai pelatih Belanda. Pada periode tersebut, ia memimpin Oranje dalam 44 pertandingan dengan rata-rata perolehan 1,84 poin per laga.
Jika dihitung dari dua masa kepemimpinannya, Koeman mencatatkan 64 pertandingan dengan torehan 35 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Meski gagal mempersembahkan trofi, Koeman berhasil membawa Belanda tampil konsisten di panggung internasional. Ia mengantarkan Oranje lolos ke tiga turnamen besar, yakni Piala Eropa 2021, Piala Eropa 2024, dan Piala Dunia 2026.
Prestasi terbaiknya hadir saat membawa Belanda mencapai semifinal Piala Eropa 2024 sebelum dikalahkan Inggris 1-2. Sebelumnya, ia juga mengantar Oranje menjadi finalis UEFA Nations League 2019.
Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi pukulan telak. Belanda kembali harus mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Dunia setelah 12 kali berpartisipasi di turnamen tersebut. Hasil ini juga menjadi kemunduran dibanding edisi 2022 di Qatar, ketika mereka mampu melaju hingga babak perempat final.
Direktur Sepak Bola Elite KNVB, Nigel de Jong, menghormati keputusan Koeman untuk mengakhiri masa baktinya bersama tim nasional.
“Ronald telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati selama beberapa tahun terakhir dan memberikan kontribusi yang sangat penting bagi tim nasional Belanda. Atas nama KNVB, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepadanya,” kata De Jong.
KNVB kini langsung bergerak memulai proses evaluasi sekaligus mencari pelatih baru yang akan memimpin Oranje. Federasi menargetkan sosok pengganti Koeman sudah ditentukan sebelum Belanda menjalani agenda berikutnya di UEFA Nations League pada September mendatang.
Berakhirnya era Koeman membuka lembaran baru bagi Timnas Belanda. Tantangan besar kini menanti KNVB untuk menemukan pelatih yang mampu mengembalikan Oranje ke jalur prestasi dan mewujudkan ambisi meraih gelar juara dunia yang selama ini masih menjadi impian bangsa sepak bola tersebut. (Suka Adnyana/balipost)










