Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan tali kasih dan sembako secara simbolis kepada perwakilan mantan atlet berprestasi. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 74 mantan atlet berprestasi Bali di tingkat nasional dan internasional menerima tali kasih dan sembako dari Pemprov Bali. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Bali Wayan Koster kepada perwakilan mantan atlet, di Jayasabha, Denpasar, Senin (19/10).

Hadir pula Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. “Ini usulan dari KONI untuk memberi perhatian kepada para senior, panglingsir, mantan atlet berprestasi,’’ ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster menegaskan, perhatian serius harus diberikan kepada para mantan atlet lantaran telah memberikan prestasi terbaiknya pada saat menjadi atlet muda. Kontribusinya cukup besar bagi nama Bali dan Indonesia umumnya. ‘’Sekarang sudah cukup umur, sehingga sepantasnya kita memberi perhatian untuk membantu kehidupannya supaya menjadi lebih ringan,’’ jelas mantan anggota DPR-RI ini.

Baca juga:  26 Nakes RSUD Jalani Swab

Berkaitan dengan prestasi olahraga Bali, Koster mengaku sudah berdiskusi dengan KONI Bali serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa. Bali kini berorientasi pada cabang-cabang olahraga unggulan yang menjadi potensi masyarakat Pulau Dewata. Khususnya yang berbasis pada kearifan lokal, seperti bela diri, silat, karate dan sejenisnya. ‘’Ini yang kita dorong supaya betul-betul bisa memberikan prestasi terbaik ke depan dengan raihan medali emas,’’ terangnya.

Baca juga:  Kasus COVID-19 Bertambah di Atas 70, Korban Jiwa Tetap Dilaporkan

Koster menambahkan, para mantan atlet yang berprestasi juga akan diberdayakan sebagai pembina ataupun ikut berperan aktif dalam memajukan olahraga di Bali.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi mengatakan, penyerahan tali kasih dan sembako kepada mantan atlet berprestasi ini sekaligus dikaitkan dengan HUT ke-82 KONI yang jatuh pada 15 Oktober 2020. Ini merupakan bentuk penghargaan bagi mereka yang telah berprestasi di kancah nasional dan internasional. ‘’Kita kaitkan juga hal ini dengan bagaimana kepedulian pemerintah, kepedulian KONI terhadap suasana Covid-19,’’ imbuhnya.

Baca juga:  Bali Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 9,1, Waspadai Jika Berlangsung 20 Detik!!

Dari 74 mantan atlet yang menerima tali kasih dan sembako, lanjut Suwandi, 40 di antaranya merupakan mantan atlet berprestasi di kancah internasional. Sisanya, sebanyak 34 orang berprestasi di tingkat nasional. Sedangkan atlet dan pengurus keolahragaan lainnya, secara selektif telah diberikan bantuan dalam kaitan meningkatkan imun tubuh di masa pandemi. Khusus bagi para mantan atlet berprestasi, diharapkan bisa berbagi pengalaman dan teknik kepada junior. ‘’Sebenarnya masih bisa dimanfaatkan untuk pembinaan keolahragaan di Bali untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,’’ tegasnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.