Satgas Mitigasi PHK dan perwakilan pemerintah rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ditunjuk menjadi ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Penunjukan itu disampaikan usai Satgas Mitigasi PHK dan perwakilan pemerintah rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).

“Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK oleh karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai m stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” kata Prasetyo dikutip dari Kantor Berita Antara.

Mensesneg mengatakan setelah proses pembentukan setahun terakhir, Satgas Mitigasi PHK kini mulai bekerja memetakan persoalan industri guna mencegah terjadinya gelombang PHK di Indonesia.

Baca juga:  KTT G20, Sekda Bali Imbau Masyarakat Batasi Kegiatan di Seputaran Venue hingga 17 November

Menurut dia, Satgas Mitigasi PHK akan bekerja sama dengan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk melakukan monitoring dan saling bertukar informasi mengenai permasalahan di perusahaan yang berpotensi menimbulkan PHK.

Terhadap perusahaan yang berpotensi melakukan PHK, Satgas akan melalukan mitigasi satu per satu. Di samping itu, Satgas juga menaruh perhatian pada perusahaan yang sudah melakukan PHK, tetapi masih belum menyelesaikan kewajibannya.

“Kita mitigasi satu per satu karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah suplai bahan baku, misalnya, gas atau batu bara. Kadang-kadang juga ada permasalahan konflik internal manajemen perusahaan. Namun, apa pun itu penyebabnya, menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,” kata dia.

Baca juga:  Pemerintah Berlakukan Harga BBM Rp15 Ribu Per Liter untuk Kapal 30-200 GT

Dalam rapat tersebut, dari pihak pemerintah hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta Desk Ketenagakerjaan Polri.

Sementara itu, pihak DPR diwakili oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dasco menegaskan komitmen parlemen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memitigasi PHK di tanah air.

Baca juga:  Indonesia Kecam Keras Pembakaran Al Quran Depan KBRI Kopenhagen

“Nanti Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah dan DPR, akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal,” kata dia. (kmb/balipost)

BAGIKAN