Laga Republik Ceko versus Afrika Selatan (Afsel) pada laga lanjutan Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (18/6) malam WIB. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Laga Republik Ceko versus Afrika Selatan (Afsel) pada laga lanjutan Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (18/6) malam WIB, menjadi ajang berburu kemenangan perdana kedua tim yang sebelumnya kalah.

Republik Ceko mengawali kiprahnya di Piala Dunia pada 20 tahun lalu dengan kekalahan menyakitkan 1-2 dari Korea Selatan.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, sempat unggul lewat gol sundulan Ladislav Krejci pada menit ke-59 memanfaatkan lemparan jauh Vladimir Coufal, tim asuhan Miroslav Koubek gagal mempertahankan keunggulan.

Hwang In-beom menyamakan kedudukan untuk Korea Selatan sebelum gol Tomas Soucek dianulir. Tak lama kemudian, Oh Hyeon-gyu mencetak gol kemenangan Taeguk Warriors pada menit ke-80.

Hasil tersebut mengakhiri tren enam pertandingan tanpa kekalahan Republik Ceko, yang sebelumnya mencatat empat kemenangan di waktu normal dan dua kemenangan melalui adu penalti sepanjang babak kualifikasi.

Meski demikian, Ceko tetap memiliki modal positif untuk bangkit demi menjaga peluang lolos ke babak gugur, baik melalui posisi dua besar grup maupun jalur peringkat ketiga terbaik.

Baca juga:  Piala Dunia 2026, Bek Timnas Afsel Jadi Pemain Pertama Peroleh Kartu Merah

Ceko sendiri kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama dua dekade. Mereka memastikan tiket ke Amerika Utara usai menyingkirkan Denmark melalui adu penalti pada babak playoff kualifikasi zona Eropa.

Di sisi lain, Afrika Selatan juga datang ke laga ini dalam tekanan setelah takluk 0-2 dari salah satu tuan rumah, Meksiko pada laga pembuka turnamen. Bafana Bafana tampil kurang disiplin dan harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Kesalahan Sphephelo Sithole dalam penguasaan bola menjadi awal terciptanya gol Julian Quinones pada menit ke-9. Situasi semakin buruk setelah Sithole mendapat kartu merah pada awal babak kedua akibat melakukan pelanggaran sebagai pemain terakhir.

Raul Jimenez kemudian menggandakan keunggulan Meksiko melalui sundulan pada menit ke-67, sebelum Themba Zwane turut menerima kartu merah karena melakukan tindakan keras.

Baca juga:  Bertanding di PON Papua, Pemain Cricket Diminta Tampil Ceria

Meskipun Cesar Montes dari Meksiko juga diusir keluar lapangan pada masa injury time, kekalahan Afrika Selatan tetap tidak terhindarkan.

Pelatih Hugo Broos kini harus mencari solusi atas absennya Sithole dan Zwane akibat skorsing. Catatan enam pertandingan tanpa kemenangan juga menjadi perhatian tersendiri bagi tim Afrika, yang selalu kebobolan setidaknya dua gol dalam tiga kekalahan terakhir mereka.

Dari sisi kondisi tim, Republik Ceko tidak memiliki tambahan masalah cedera usai menghadapi Korea Selatan.

Koubek diperkirakan tetap menggunakan skema 3-4-2-1 dengan Tomas Soucek sebagai pemimpin lini tengah bersama Alexandr Sojka.

Ladislav Krejci yang tampil produktif dalam situasi bola mati juga diperkirakan kembali mengisi lini belakang, sementara Patrik Schick akan menjadi andalan di lini depan.

Sementara itu, Afrika Selatan kemungkinan mengubah formasi dari lima bek menjadi empati untuk mengatasi absennya sejumlah pemain.

Jayden Adams diprediksi tetap menjadi pilihan utama di lini tengah bersama Thalente Mbatha, sedangkan Lyle Foster akan menjadi ujung tombak tunggal.

Baca juga:  Lapangan Samudra akan Dipermak Jelang Piala Dunia

Secara performa, Republik Ceko lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Mereka datang ke Piala Dunia dengan catatan enam laga tak terkalahkan sebelum dikalahkan Korea Selatan, sedangkan Afrika Selatan masih dibayangi masalah disiplin dan tren negatif yang membuat mereka rentan kehilangan poin.

Kemenangan menjadi target mutlak bagi kedua tim. Kekalahan dapat membuat peluang mereka lolos dari Grup A semakin sulit dan mendekatkan salah satu tim pada ancaman tersingkir di fase grup. (kmb/balipost)

Perkiraan susunan pemain:

Republik Ceko: Matej Kovar,, Stepan Chaloupek, Robin Hranac, Ladislav Krejci, Vladimir Coufal, Tomas Soucek, Alexandr Sojka, Jaroslav Zeleny, Pavel Sulc, Patrik Schick, Lukas Provod

Afrika Selatan: Ronwen Williams, Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Nkosinathi Sibisi, Khuliso Mudau, Aubrey Modiba, Jayden Adams, Thalente Mbatha, Teboho Mokoena, Iqraam Rayners, Lyle Foster.

BAGIKAN