Pemain Portugal Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Kroasia pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto di Toronto, Kanada, Kamis (2/7). Potugas lolos ke babak 16 besar setelah menang atas Kroasia dengan skor 2-1. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Di usia 41 tahun, sang megabintang Portugal mencatatkan sejarah baru sebagai pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia.

Ia juga mengantar Selecao das Quinas menyingkirkan Kroasia dengan kemenangan dramatis 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7) WIB.

Rekor tersebut menambah panjang daftar pencapaian Ronaldo di panggung sepak bola dunia. Berdasarkan data FIFA, kapten Portugal kini resmi menjadi pemain tertua yang mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang rekan senegaranya, Pepe, saat berusia 39 tahun.

Gol bersejarah itu lahir pada menit ke-68 melalui eksekusi penalti yang dingin dan akurat. Wasit menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR memastikan adanya pelanggaran pemain Kroasia terhadap Renato Veiga di dalam kotak penalti, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Bentrok Jam Kerja, Pemkab Bangli Belum Agendakan Nobar Piala Dunia di Alun-alun

Ronaldo yang dipercaya sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangannya sukses mengecoh kiper Dominik Livakovic dan mengubah kedudukan menjadi 1-1 setelah Portugal sebelumnya tertinggal akibat gol Ivan Perisic.

Sepanjang laga, Ronaldo terus menjadi ancaman bagi lini belakang Kroasia. Ia sempat memperoleh beberapa peluang emas, bahkan sempat menjebol gawang lawan pada awal babak kedua. Namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.

Meski akhirnya ditarik keluar pada menit ke-81 dan digantikan Ruben Neves, kontribusi Ronaldo telah menghidupkan kembali semangat juang Portugal.

Baca juga:  Pantai Gading vs Curacao, Dunia Menanti Aksi Debutan Lolos ke Babak 32 Besar

Saat pertandingan tampak akan memasuki babak tambahan, Rafael Leao mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Goncalo Ramos pada menit ke-90+4. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa Portugal melangkah ke babak 16 besar.

Kroasia sempat membuat jantung pendukung Portugal berdebar ketika mencetak gol di detik-detik akhir. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena offside sehingga kemenangan Portugal tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Rekor Ronaldo semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Ini merupakan penampilan kesembilannya di fase gugur turnamen, sementara gol penalti ke gawang Kroasia menjadi gol ke-11 yang ia cetak sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia.

Baca juga:  FMA Sepakati SuperPass Siarkan Piala Dunia 2018

Kini, tantangan yang lebih besar telah menanti. Portugal akan menghadapi rival abadinya, Spanyol, pada babak 16 besar dalam duel sesama raksasa Semenanjung Iberia yang diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di Piala Dunia 2026.

Di usia yang telah menginjak 41 tahun, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya belum kehilangan sentuhan emas. Ketika banyak pemain seusianya telah lama pensiun, sang kapten justru terus menorehkan rekor demi rekor dan menjaga mimpi Portugal untuk meraih gelar juara dunia pertamanya tetap menyala. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN