Petugas Distan Gianyar melaksanakan kegiatan vaksinasi HPR di wilayah Desa Batuan. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Upaya mengantisipasi penyebaran rabies terus digencarkan di Kabupaten Gianyar, salah satunya melalui vaksinasi hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing dan kucing, di wilayah Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, belum lama ini. ​Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Wayan Suarta, saat dikonfirmasi, Minggu (7/6), menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial.

Vaksinasi masih perlu dilaksanakan mengingat rabies masih menjadi ancaman nyata bagi kesehatan manusia maupun hewan. Cakupan vaksinasi pun harus menyasar seluruh HPR di tingkat banjar.

Baca juga:  2025, Vaksinasi Rabies HPR di Bali Capai 85,35 Persen

​”Untuk memastikan capaian vaksinasi ini lebih maksimal, petugas di lapangan menerapkan metode door to door atau mendatangi langsung rumah-rumah warga. Langkah ini kami ambil karena masih ada sebagian masyarakat yang belum sempat membawa hewan peliharaannya ke pos pelayanan vaksin terpusat,” ujar Wayan Suarta.

​Tidak hanya menyasar hewan peliharaan yang berada di dalam kandang atau pekarangan rumah, tim medik veteriner di lapangan juga menyisir dan melakukan vaksinasi terhadap anjing-anjing yang kerap berkeliaran di lingkungan banjar. Strategi ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus rabies secara efektif dan menyeluruh.

Baca juga:  Ancaman Gelombang Ketiga Dipengaruhi Vaksinasi Yang Belum Memadai

​Berdasarkan data yang dihimpun dari hasil pelaksanaan di lapangan, kesadaran masyarakat di tiga banjar di Desa Batuan yang menjadi lokasi vaksinasi massal tersebut cukup tinggi. Di Banjar Dentiyis, petugas berhasil menyuntikkan vaksin kepada 9 ekor anjing, sementara kucing tercatat nihil.

Selanjutnya, di Banjar Griya, cakupan vaksinasi menyasar 11 ekor anjing dan 2 ekor kucing. Sementara, di Banjar Griya Siwa, sebanyak 7 ekor anjing telah berhasil mendapatkan vaksinasi rabies. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Seratusan Ribu Pekerja Pariwisata Divaksinasi
BAGIKAN