
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Rabu (13/5) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Bali dirancang jadi KEK Keuangan dunia seperti dubai hingga Rekomendasi Penutupan Permanen Proyek BTID di KEK Kura-Kura Bali.
Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:
1. Bali Dirancang Jadi KEK Keuangan Dunia Seperti Dubai
Denpasar (Bali Post)-
Rencana pengembangan Bali sebagai pusat keuangan dunia direspons Gubernur Bali Wayan Koster Wacana yang diembuskan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan direspons positif.
Sejumlah pengusaha asal Dubai pun dikatakan telah menyatakan minatnya pindah ke Bali.
2. Gubernur Koster Kobarkan Semangat Pendidikan dari Lereng Kintamani
Bangli (Bali Post) –
Di tengah hawa sejuk pegunungan Kintamani, tepuk tangan ribuan siswa pecah ketika Gubernur Bali Wayan Koster melangkah memasuki halaman SMKN 3 Kintamani, Senin )11/5).
Perayaan ulang tahun ke-17 sekolah vokasi di Desa Dausa itu mendadak berubah menjadi ruang refleksi tentang perjuangan hidup, pendidikan, dan harapan anak-anak desa Bali.
3. Bali Waspada Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Terdeteksi
Denpasar (Bali Post) –
Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di Bali.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah potensi penularan penyakit tersebut.
4. Gubernur Koster Undang Presiden Prabowo PKB 2026 Dikelola Efisien dan Profesional
Denpasar (Bali Post) –
Gubernur Bali, Wayan Koster mengundang kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto dalam pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Koster saat Rapat Pleno PKB XLVIII Tahun 2026 di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/5).
5. Pansus TRAP Siapkan Rekomendasi Penutupan Permanen Proyek BTID di KEK Kura-Kura Bali
Denpasar (Bali Post) –
Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali memastikan akan segera mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Pemerintah Provinsi Bali terkait dugaan pelanggaran dalam proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan yang dikembangkan PT Bali Turtle Island Development (BTID).
Rekomendasi tersebut muncul setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen PT BTID dinilai tidak mampu menunjukkan dokumen dan bukti kuat terkait proses tukar-menukar kawasan hutan mangrove maupun legalitas sejumlah pembangunan di kawasan tersebut, Senin (11/5). (*)










