
NEGARA, BALIPOST.com – Seorang pria bersama dua anak laki-laki terapung di perairan Muara Indah Pengambengan, Kecamatan Jembrana, Minggu (10/5) sore. Dua anak berhasil diselamatkan, namun pria yang bersama mereka dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WITA di kawasan Pantai Muara Perancak, Banjar Mekarsari, Desa Perancak. Korban diketahui berinisial SB (48), warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pertama kali diketahui seorang nelayan bernama Iwan Dahilin yang saat itu sedang memancing menggunakan sampan bersama anak dan keponakannya di sekitar perairan Muara Indah Pengambengan. Saat berada di tengah laut, saksi melihat seorang pria mengambang bersama dua anak laki-laki yang meminta pertolongan.
Melihat kondisi tersebut, nelayan langsung bergerak cepat menyelamatkan kedua anak ke tepi pantai. Setelah memastikan keduanya selamat, saksi kembali menuju lokasi untuk mengevakuasi korban ke atas sampan.
Korban selanjutnya dibawa ke tepi Pantai Muara Indah Pengambengan sebelum dievakuasi keluarga menggunakan kendaraan pribadi menuju Puskesmas II Negara. Namun setelah menjalani pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kapolsek Negara AKP Andi Prasetio mengatakan personel Polsek Negara langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kejadian. Polisi melakukan pendataan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan pihak medis dan keluarga korban.
“Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diketahui mengeluarkan busa serta darah dari hidung dan mulut,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga memberikan apresiasi terhadap tindakan cepat nelayan yang membantu proses penyelamatan sehingga dua anak yang berada bersama korban berhasil diselamatkan.
Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Polres Jembrana mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir maupun laut agar lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat kondisi cuaca dan arus laut berubah. (Surya Dharma/balipost)










