
SINGARAJA, BALIPOST.com – Warga di Desa Sanggalangit, Buleleng, Minggu (22/2) pagi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di saluran irigasi sekitar pukul 05.30 WITA. Korban diketahui bernama Gusti Putu Karya Yasa (53), warga Desa Gerokgak.
Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak menuju kandang sapi. Saat itu saksi melihat saluran irigasi dalam kondisi meluap.
Ketika membersihkan sumbatan, saksi justru menemukan korban dalam posisi terlentang dan sudah tak bernyawa.
Seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian.
Personel Polsek Gerokgak tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WITA dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban ditemukan tenggelam di saluran irigasi dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter.
“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Yohana.
Hasil pemeriksaan medis Puskesmas 1 Gerokgak, menyatakan korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hingga empat jam sebelum ditemukan. Tak hanya itu, pada siku kanan korban terdapat luka terbuka akibat gesekan benda tumpul yang diduga terjadi saat terjatuh.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi sejak kecil dan kerap kambuh. Bahkan, sebelumnya korban beberapa kali pernah terjatuh ke saluran irigasi akibat penyakit tersebut. “Diduga korban meninggal dunia akibat epilepsi yang kambuh hingga menyebabkan terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi,” ujarnya.
Ia menambahkan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Keluarga menyatakan kematian korban murni akibat sakit yang diderita serta tenggelam. (Nyoman Yudha/balipost)










