
NEGARA, BALIPOST.com – Seorang balita berusia dua tahun di wilayah Kecamatan Jembrana ditemukan meninggal dunia tenggelam di sebuah kolam renang sebuah villa. Korban berinisial KRA (2) ditemukan dit kolam renang Selasa (20/1) sore setelah dicari di rumah tidak ada.
Kapolsek Jembrana, Ipda I Ngurah Agus Diatmika, Rabu (21/1) dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Kejadian diketahui saat ibu korban NKR (30), baru pulang dari tempatnya bekerja dari tempatnya bekerja sekitar pukul 15.30 Wita, Selasa (20/1). Saat tiba di rumah, situasi rumah dalam keadaan sepi.
“Yang bersangkutan sempat menanyakan keberadaan anaknya kepada IKW (53). Saat itu dijawab bahwa korban bermain ke rumah tetangga,” jelas Ipda Diatmika.
Mendengar jawaban tersebut, NKR bersama IKW langsung mendatangi rumah tetangga untuk mencari KRA. Namun, balita tersebut tidak ditemukan di lokasi. Karena tidak kunjung ditemukan, NKR kemudian berinisiatif melakukan pencarian ke sekitar Villa yang tidak jauh dari rumah.
Saat tiba di area villa, NKR mendapati anaknya sudah berada di dalam kolam renang. Korban terlihat mengambang dengan posisi kepala menghadap ke utara dan kaki ke selatan, masih mengenakan celana pendek berwarna hitam.
Mendapati kondisi anaknya itu, ibu korban langsung berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar oleh IKW yang kemudian menyusul ke lokasi. IKW yang tiba di kolam renang langsung mengevakuasi korban dengan cara menggendong di depan dada. Selanjutnya, keluarga meminta bantuan warga sekitar untuk membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.
Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah balita tersebut kemudian dibawa kembali ke rumah duka. Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolsek Jembrana menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki kolam renang atau potensi bahaya lainnya. (surya dharma/balipost)










