Jasad ketiga yang ditemukan di pesisir Gilimanuk, Rabu (4/2) pagi seusai dilakukan pengangkatan serpihan bangkai KMP Tuni Pratama Jaya. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Warga di pesisir Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Pantai Penginuman, Rabu (4/2).

Jasad yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersebut, kuat dugaan merupakan salah satu korban hilang dari tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang terjadi di perairan Selat Bali.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan mayat ini pertama kali dilaporkan oleh warga setempat sekitar pukul 08.14 WITA. Saksi mata, awalnya melihat benda mencurigakan yang terombang-ambing di bibir pantai, yang setelah dipastikan ternyata merupakan jasad manusia yang terdampar.

Baca juga:  Jelang Hari Raya Galungan, Perlengkapan Penjor Mulai Diserbu Masyarakat

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, juga membenarkan perihal penemuan tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

“Kami menerima informasi adanya temuan jenazah di pesisir Penginuman. Tim gabungan langsung bergerak cepat menuju titik lokasi,” jelas Lettu Yuli.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Lantaran medan yang sulit dijangkau kendaraan, petugas harus menandu jenazah dengan menyusuri garis pantai sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju area Sumur Kembar. Jenazah baru berhasil dievakuasi sepenuhnya sekitar pukul 08.45 WITA.

Baca juga:  Inggris Tawarkan Kerjasama Energi Bersih

Secara fisik, kondisi jasad tersebut sudah mengalami kerusakan berat dan sulit dikenali. “Berdasarkan pengamatan awal, jenazah diduga berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam dengan kondisi tubuh yang sudah mulai hancur,” tambahnya.

Guna memastikan identitas korban, jasad tersebut kini telah dibawa ke RSUD Negara. Tim Inafis Polres Jembrana dijadwalkan akan melakukan proses identifikasi lebih mendalam untuk mencocokkan data dengan manifes korban KMP Tunu Pratama Jaya yang hingga kini masih dalam pencarian. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Telkom Gelorakan Energi Merah Putih di Bali

 

BAGIKAN