Ilustrasi wabah Hantavirus. (BP/Antara)

MOSKOW, BALIPOST.com – Satu kasus kematian akibat infeksi hantavirus dilaporkan terjadi di Taipei.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, otoritas Taipei saat ini melakukan langkah sanitasi besar-besaran serta menambah jumlah titik pemasangan umpan tikus.

Disebutkan, tenaga ahli pemantauan dan pengendalian hewan pengerat telah dikerahkan untuk membantu warga dalam upaya pencegahan penyebaran virus.

Sejauh ini, baru satu kasus yang dikonfirmasi di Taipei. Namun, kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan penyebaran virus tersebut masih tinggi.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Turun Lagi

Hantavirus merupakan kelompok virus yang menular ke manusia melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus. Virus ini dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal serta sindrom paru akibat hantavirus.

Sementara itu, wabah hantavirus mematikan juga dilaporkan terjadi di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Cape Verde.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak tujuh orang terinfeksi dalam insiden tersebut, dengan tiga di antaranya meninggal dunia. (kmb/balipost)

Baca juga:  Jadi RS Khusus COVID-19, Volume Limbah Medis Padat RS PTN Unud Melonjak
BAGIKAN