Ilustrasi - Badan kesehatan dunia (WHO). (BP/Ant).

JAKARTA, BALIPOST.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan tidak ada risiko penularan luas Hantavirus. Sehingga, tidak diperlukan pembatasan perjalanan.

“Infeksi Hantavirus umumnya terkait paparan lingkungan, seperti kontak dengan urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi. Meski dalam beberapa kasus bisa parah, virus ini tidak mudah menular antarmanusia,” Kepala kantor WHO Eropa, Hans Kluge, menyampaikan hal itu pada Senin (5/5) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Ini, Obat Rekomendasi WHO Terbaru untuk Pasien COVID-19 Parah

“Risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Tidak ada alasan untuk panik atau melakukan pembatasan perjalanan.”

Sebelumnya, media melaporkan tiga orang meninggal dalam dugaan wabah Hantavirus di kapal MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde. (kmb/balipost)

BAGIKAN