Pembangunan Gedung DPRD Badung dipastikan berlanjut di 2026. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sempat memicu kekhawatiran akan mangkrak, lanjutan pembangunan Gedung DPRD Badung tahap II akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan proyek strategis tersebut tetap berjalan pada 2026.

Kepastian kelanjutan pembangunan Gedung DPRD Badung tahap II ditegaskan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Badung, Kadek Dwi Lantari.  menyampaikan bahwa saat ini proses persiapan sudah memasuki tahap tender. Ia menegaskan, pengerjaan lanjutan akan difokuskan pada tahap akhir pembangunan gedung. “Target kami proses tender sudah berjalan pada April ini. Jika sesuai jadwal, pelaksanaan fisik kemungkinan mulai Juni,” jelas Dwi Lestari, pada Jumat (10/4).

Baca juga:  Perempuan Bali dalam Kancah Politik

Menurutnya, tahap II ini akan menitikberatkan pada penyelesaian finishing arsitektur dengan konsep kearifan lokal Bali. Selain itu, proyek juga mencakup pemasangan sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), serta penyelesaian interior gedung agar siap difungsikan secara optimal.

Dari sisi anggaran, Pemkab Badung telah menyiapkan dana sekitar Rp151 miliar. Nilai ini lebih besar dibanding tahap sebelumnya karena mencakup pekerjaan MEP yang kompleks dan detail interior. Meski demikian, peluang efisiensi anggaran tetap terbuka selama proses pelaksanaan berlangsung. “Kalau secara struktur gedung sudah selesai, sekarang fokus ke fungsi gedung. Termasuk fasilitas penunjang dan interior agar siap digunakan,” imbuhnya.

Baca juga:  Terkait Usulan Pembangunan PLUT, Pusat Lakukan Kunjungan ke Klungkung

Dwi Lantari menargetkan, secara fungsional Gedung DPRD Badung sudah dapat dioperasikan pada akhir tahun 2026. Sementara itu, pengadaan perlengkapan penunjang akan dilakukan secara terpisah, namun tetap menjadi bagian dari penyempurnaan keseluruhan gedung.

Sebelumnya, kalangan DPRD Badung sempat mempertanyakan kejelasan proyek tahap II tersebut. Minimnya aktivitas fisik di lokasi hingga April 2026 memicu kekhawatiran proyek akan terhenti.

Ketua Komisi II DPRD Badung, Made Sada, bahkan berencana memanggil Dinas PUPR untuk meminta penjelasan resmi terkait progres dan kepastian jadwal pengerjaan. (Parwata/balipost)

Baca juga:  Bupati dan Wabup Mulang Dasar di Pura Dalem Batur Abianbase
BAGIKAN