Pengerjaan jembatan Garuda yang menghubungkan pemukiman warga di Nusamara yang terputus bertahun-tahun kini dikebut. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Proses pembangunan Jembatan Nusamara di Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo terus dipercepat melalui kolaborasi antara personel Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat setempat. Percepatan pengerjaan dilakukan untuk memastikan akses penghubung warga segera dapat dimanfaatkan.

Pengerjaan difokuskan pada sejumlah bagian penting konstruksi jembatan, Kamis (14/5). Diantaranya pemasangan siku tiang pilon serta pengurugan abodmen. Tahapan tersebut menjadi bagian krusial dalam menunjang kekuatan dan kestabilan jembatan dalam jangka panjang.

Baca juga:  PPKM Darurat, PHDI Imbau "Yadnya" Digelar dengan Peserta Terbatas dan Taat Prokes

Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib mengatakan percepatan pembangunan dilakukan agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali lancar.

“Pengerjaan terus kami percepat bersama masyarakat agar jembatan ini bisa segera digunakan. Infrastruktur ini nantinya sangat membantu mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian,” ujarnya.

Di lokasi pembangunan, personel TNI terlihat bekerja berdampingan dengan warga dalam semangat gotong royong. Pemasangan struktur tiang dilakukan secara cermat guna memastikan keamanan konstruksi, sementara warga turut membantu proses pengurugan tanah di area oprit jembatan. Keberadaan Jembatan Nusamara nantinya diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat menuju pusat pelayanan, pasar, hingga jalur distribusi hasil pertanian di wilayah Yehembang Kangin dan sekitarnya.

Baca juga:  Denpasar Kantongi 45 Hektare Kawasan Kumuh

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi desa, jembatan tersebut juga diproyeksikan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat saat terjadi cuaca ekstrem maupun kondisi darurat kebencanaan. Warga setempat menyambut positif percepatan pembangunan tersebut. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian proyek agar dapat rampung sesuai target yang ditetapkan. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN