
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung menurutkan tim ke sejumlah proyek pembangunan fasilitas publik di wilayahnya. Berdasarkan informasi, Minggu (28/6), tim yang dipimpim Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah ini ingin memastikan progres pelaksanaan program strategis Kabupaten Badung serta realisasi administrasi fisik sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada anggaran tahun 2026.
Tim Administrasi Pembangunan Setda Badung yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, I Made Agus Aryawan, bergerak dari wilayah Kuta Selatan untuk melihat progres pembangunan saluran drainase, terotoar, dan peningkatan ruas jalan Pecatu hingga Labuan Sait. “Dari laporan di lapangan, proses konstruksi sudah dilakukan. Namun pelaksanaan konstruksinya akan dilakukan mungkin dalam hitungan dekat. Minggu depan susah mulai konstruksi. Sehingga belum dapat dilihat progresnya,” ujarnya.
Tim juga menyambangi Jalan Labuan Sait hingga Pura Pulat. Kedua jalan ini merupakan ruas jalan baru yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung dengan panjang mencapai 5 km. “Dari lapangan kami cek sudah mulai pembentukan badan jalan dengan lebar 24 meter. Dengan target 260 hari atau sekitar enam bulan sudah selesai. Rencana bulan Juli sudah mulai pemasangan saluran drainasenya,” katanya.
Seelah itu, tim bergerak ke wilayah Kecamatan Kuta Utara, tepatnya di Banjar Semer. Kedepan ruas jalan di Banjar Semer direncanakan akan tembus ke Jalan Tibubeneng. Di lapangan pihaknya melihat bahwa proses pembentukan badan jalan dan rencana pembangunan jembatan sudah disiapkan. Kelihatan progresnya positif. Harapan kedepan semoga dapat selesai di akhir bulan Desember tahun 2026.
“Termasuk jembatannya. Jadi skup pekerjaannya disamping peningkatan jalan, drainase, pembangunan jembatan baru juga sehingga nanti ada akses alternatif untuk mengurangi kekroditan di Jalan Batubelig,” terangnya.
Selanjutnya tim bergerak ke ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang. Ruas jalan tersebut kedepan direncanakan akan tembus ke Jalan Teuku Umar Barat. Dari pemantauan di Lapangan sudah terlihat pembentukan badan jalan dan dinding penahan tanah dengan progres positif. “Terlihat di Lapangan progres pembangunannya dikejar, sehingga bisa rampung dengan hitungan tidak lewat di Desember ini juga,” ucapnya.
Pihaknya mengatakan dari pemantauan pembangunan kelima ruas jalan tadi secara umum telah menunjukkan progres positif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Tim mengunjungi progres pembangunan Museum Perdamaian di Jalan Legian Kuta. Dikatakan, lahan tersebut luasnya 15 are.
“Disana nanti ada bangunan yang dimanfaatkan untuk edukasi dan sekaligus sejenis studionya untuk melakukan kegiatan kemanusiaan, termasuk pemutaran video yang sifatnya himbauan pentingnya perdamaian. Dari pelaksanaan di lapangan saya lihat progresnya sesuai dengan target. Tidak ada deviasi yang terlalu signifikan,” jelasnya.
Pihaknya mendorong pelaksana dan pengawas pembangunan di Kabupaten Badung agar mengupayakan percepatan progres konstruksi, sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.(Parwata/balipost)










