Proyek gedung poliklinik RSUD Wangaya. Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2026. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Proyek gedung poliklinik terpusat di RSUD Wangaya tengah berlangsung. Proyek ini memberikan kendala terhadap lahan parkir bagi pengunjung. RSUD pun melakukan beberapa strategi salah satunya menjajaki lahan 50 are di sebelah utara rumah sakit.

Hal tersebut terungkap pada Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar RSUD Wangaya melalui Zoom Meeting, Kamis (6/8). Dirut RSUD Wangaya, AA Made Widiasa mengungkapkan, pembangunan yang berlangsung memang memberikan kendala terhadap parkir pengunjung. Pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca juga:  Sudah Penuh! Ruang Isolasi COVID-19 Lantai 1 di RSUD Wangaya

Pertama, mulai dari memberlakukan pendaftaran online bagi pasien. Dengan sistem online tersebut pasien bisa datang sesuai antrean yang didapatkan. “Jadi jam kedatangan pasien bisa diatur untuk mempersingkat penggunaan lahan parkir,” katanya.

Selain itu, sebelumnya RSUD juga telah menerapkan pelayanan pengantaran obat ke rumah untuk pasien. Dengan layanan ini, pasien bisa langsung pulang setelah dari poliklinik tanpa harus menunggu obat di apotek.

Baca juga:  Tertangkap Tangan Pungli, 6 Petugas Pos KTP Gilimanuk Diamankan

Kemudian, saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan lahan parkir di sebelah utara RSUD Wangaya. Dengan luas lahan 50 are yang dijajaki tersebut dirasa cukup menampung kebutuhan parkir pengunjung ke RSUD.

Pihaknya pun meminta maaf atas ketidaknyamanan masyarakat khususnya pengunjung ataupun pasien saat datang ke RSUD di tengah proyek pembangunan yang sedang berlangsung ini.

Terkait dengan pembangunan poliklinik terpusat RSUD Wangaya saat ini tengah dalam pengerjaan oleh Dinas PUPR Kota Denpasar. Pembangunan gedung lima lantai ini dianggarkan Rp100 miliar yang ditarget rampung pada Desember 2026. (Widiastuti/bisnisbali)

Baca juga:  Pembangunan Poliklinik RSUD Wangaya Dimulai, Pelayanan Sementara Pindah di 3 Gedung

 

BAGIKAN