Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (BP/bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kabupaten Tabanan bakal jadi pusat perhatian olahraga cheerleading nasional. Sekitar 1.800 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan akan memadati GOR Debes Tabanan, 23 Agustus 2026, untuk mengikuti The A Team National Cheerleading Championship 2026.

Sebanyak 120 tim cheerleader ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya DKI Jakarta, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Bali sebagai tuan rumah.

Baca juga:  Jalan ke Perancak Terhadang Proyek

Ketua Umum KONI Tabanan I Made Nurbawa menyambut positif terpilihnya Tabanan sebagai lokasi kejuaraan berskala nasional itu. Menurutnya, kedatangan ribuan peserta, pendamping, dan suporter tidak hanya menjadi momentum bagi perkembangan olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

“Ini momentum luar biasa bagi Tabanan. Menyambut 1.800 peserta beserta pendamping dan suporter dari seluruh penjuru Jawa, Bali, hingga NTB ke GOR Debes bukan hanya kebanggaan di bidang olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi dan sports tourism daerah,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Karangasem Gelar Tabur Bunga di Tanah Ampo

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan, kehadiran ribuan atlet tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan potensi pariwisata Tabanan kepada masyarakat dari luar daerah. Termasuk memperlihatkan keramahan masyarakat Tabanan selama para peserta berada di daerah ini. Selama kejuaraan berlangsung, GOR Debes diperkirakan bakal dipenuhi aksi atraktif para peserta. Koreografi energik, akrobatik udara, hingga persaingan antartim terbaik dari berbagai daerah akan menjadi tontonan tersendiri bagi masyarakat. “Kami berharap masyarakat Tabanan ikut meramaikan dan menyaksikan event yang berlangsung pada 23 Agustus 2026 mendatang,” ujarnya.(Puspawati/balipost)

Baca juga:  Potensinya Besar, Bali Makin Serius Garap "Medical Tourism"
BAGIKAN