Dokter forensik RSUD Buleleng, Klarisa Salim dan Direktur RSUD Buleleng, Ketut Suteja Wibawa. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Hasil visum terhadap delapan korban dugaan kekerasan di sebuah panti asuhan di Kabupaten Buleleng, memastikan adanya tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan seksual. Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim forensik RSUD Buleleng menunjukkan kombinasi kasus kekerasan fisik dan seksual pada sebagian korban.

Dokter forensik RSUD Buleleng, Klarisa Salim menjelaskan bahwa koordinasi pemeriksaan sudah dilakukan sejak Jumat (27/3) malam, kemudian secara bertahap pada Minggu, korban lainnya terus berdatangan. “Pada Jumat datang satu, kemudian bertambah hingga delapan,” ujarnya, Selasa (31/3).

Baca juga:  Cek Kelayakan Tempat Kejuaraan Dunia Vovinam 2025, Buleleng Tunjukkan Kesiapan

Pemeriksaan visum mencakup dugaan persetubuhan dan kekerasan fisik. Dari delapan korban, satu di antaranya bahkan menjalani dua permintaan visum sekaligus terkait penganiayaan dan dugaan kekerasan seksual. “Mayoritas korban masih anak-anak, dengan usia berkisar antara 13 hingga 15 tahun, dan ada yang berusia hingga 20 tahun,” tambah Klarisa.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan luka pada beberapa bagian tubuh yang mengarah pada penganiayaan, terutama akibat benda tumpul. Sedangkan dugaan kekerasan seksual melibatkan lebih dari satu korban. Informasi yang berhasil dihimpun korban kekerasan mencapai tiga orang.

Baca juga:  Terkategori Berisiko Tinggi, Proyek JW Marriott Hotel di Payangan Dihentikan Sementara

Direktur RSUD Buleleng, Ketut Suteja Wibawa menambahkan bahwa awalnya laporan yang diterima terkait dugaan penganiayaan, kemudian ada laporan susulan mengenai dugaan persetubuhan. Kedatangan korban dilakukan bertahap, hingga total delapan orang.

“Hingga saat ini kasus sudah ditangani. Namun sebagian masih menunggu hasil laboratorium maupun persetujuan orang tua,” pungkasnya. Hingga kini, tujuh hasil visum telah diterbitkan, sementara satu masih dalam proses. (Yudha/balipost)

Baca juga:  Pesan Kedamaian Cegah Kekerasan
BAGIKAN