
DENPASAR, BALIPOST.com – Viral terkait adanya tanah yang disebut-sebut mengeluarkan api di kawasan Jalan Badak Agung Utara.
Untuk mengonfirmasi terkait peristiwa itu, Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kelod Aiptu Kadek Rudi Martana bersama Babinsa Serda I Wayan Muliastra turun langsung ke lokasi, Senin (30/3).
Petugas mendatangi lokasi di Jalan Badak Agung Utara guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
Dari hasil pengecekan dan wawancara di lokasi terungkap fakta dari peristiwa itu. Salah satu pekerja berinisial KA (44), menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat proses penggalian tanah untuk pembuatan got. Sebelum digali, area tersebut diketahui banyak terdapat semut. Untuk mengatasinya, pekerja kemudian menyiramkan pertalite dan membakarnya.
“Setelah dibakar, tanah kemudian digali, dan oleh para pekerja dijadikan candaan seolah-olah tanah tersebut mengeluarkan api,” jelasnya Aiptu Rudi.
Lebih lanjut, dari keterangan para pekerja lainnya juga ditegaskan bahwa tidak ada fenomena alam atau kejadian aneh seperti yang beredar. Api yang muncul murni berasal dari bahan bakar yang disiramkan sebelumnya, bukan dari dalam tanah.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, dapat dipastikan bahwa informasi viral mengenai tanah yang mengeluarkan api tidak benar dan hanya merupakan candaan pekerja di lokasi proyek.
Kapolsek Denpasar Timur ( Dentim), Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H.,M.H., menyampaikan agar masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi, khususnya yang berpotensi menimbulkan keresahan. (Kerta Negara/balipost)










