
SINGASANA, BALIPOST.com – Arus balik pasca Hari Raya Idulfitri kerap diikuti meningkatnya kedatangan penduduk pendatang (duktang) ke Bali, termasuk Kabupaten Tabanan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat tidak sedikit pendatang datang tanpa pekerjaan maupun tujuan yang jelas.
Mengantisipasi potensi kerawanan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan berencana menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) terhadap duktang dalam beberapa minggu ke depan.
Plt. Kasatpol PP Tabanan, I Made Agus Hartawiguna, mengatakan langkah ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana pasca Lebaran terjadi lonjakan pendatang yang datang mengadu nasib. “Biasanya setelah Idulfitri cukup banyak warga luar Bali datang ke Bali untuk mencari pekerjaan. Ini yang akan kami antisipasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, para pendatang diharapkan sudah memiliki tujuan yang jelas sebelum datang ke Bali, termasuk pekerjaan tetap, sehingga tidak hanya mencoba peruntungan tanpa kepastian. Selain itu, pendatang juga diminta melengkapi identitas diri serta memiliki tempat tujuan yang jelas setibanya di Tabanan.
Peran pemilik kos maupun tempat tinggal juga diharapkan aktif melakukan pendataan dan melaporkan kepada aparat kewilayahan setempat. “Kami akan segera turun melakukan sidak ke lapangan, terutama di kantong-kantong penduduk pendatang di Tabanan,” tegasnya.
Upaya ini juga akan diperkuat melalui koordinasi dengan para camat, khususnya di wilayah yang menjadi jalur strategis dan rawan peningkatan duktang, seperti Kecamatan Tabanan, Kediri, Kerambitan, hingga wilayah Selemadeg Raya. “Segera kami berkoordinasi dengan para camat dan diteruskan ke desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau aparat di tingkat desa dan lingkungan terkecil untuk turut aktif melakukan pengawasan serta pendataan terhadap penduduk pendatang di wilayah masing-masing. “Marilah bersama-sama kita jaga situasi Tabanan tetap kondusif,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)









