Kapolsek Dentim Kompol Ketut Tomiyasa berkoodinasi dengan pengurus gereja terkait pengamanan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Umat Kristiani merayakan Jumat Agung pada 3 April 2026. Terkait perayaan tersebut, Polsek Denpasar Timur (Dentim) telah melaksanakan koordinasi terkait pengamanan. Polisi mengantisipasi kemacetan akibat membeludaknya jemaat dan tindak pidana.

“Selain atensi  kemacetan, kami mengimbau agar jemaat tidak membawa barang berharga berlebihan untuk memudahkan dan mempercepat saat pemeriksaan. Selain itu, menghindari kesempatan pelaku kejahatan,” ujar Kapolsek Dentim Kompol Ketut Tomiyasa, Rabu (1/4).

Baca juga:  Masih Rendah, Kedisiplinan Berkendara Masyarakat di Denpasar

Kapolsek menjelaskan  pengamanan rangkaian kegiatan Paskah yang akan dimulai pada 2 sampai 5 April 2026, telah melakukan koordinasi dengan pihak gereja terkait. Untuk jadwal ibadah akan dimulai pada Kamis Putih (2/3), Jumat Agung (3/3), Sabtu Teduh (4/3) dan Paskah (5/3).  Selain jadwal ibadah, pihaknya juga koordinasi  terkait pelibatan petugas pengamanan internal dari gereja maupun instansi. Termasuk pecalang untuk membantu keamanan dan kelancaran kegiatan ibadah.

Baca juga:  Konjen Gou Haodong: Kegigihan Tiongkok Ciptakan Keajaiban Ekonomi

“Tidak kalah penting juga kami sampaikan kepada pihak gereja terkait parkir untuk para jemaat yang hadir. Supaya disiapkan kantong-kantong parkir dan petugas dijaga supaya tidak menimbulkan kesemrautan atau kemacetan dan terjamin keamanannya. Jadi harus ada yang jaga dan mengarahkan,” tegasnya.

Untuk personel pengamanan, kapolsek asal Karangasem ini mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan Bagops Polresta Denpasar supaya di-back up sehingga kekuatan dapat maksimal dalam melaksanakan pengamanan.  Gereja besar yang ada di wilayah Dentim, diantaranya Gereja Katedral, Gereja Maranatha dan Gereja St Yosep. Pengamanan gereja kecil juga dilakukan tapi jumlah personel pengamanan disesuaikan. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  WN Arab Saudi dan India Dijambret di Kuta
BAGIKAN