Personel gabungan Polsek Densel, Polda Bali dan pihak terkait melakukan sidak duktang di wilayah Desa Sanur Jauh. Saat sidak personel Polda Bali bawa anjing pelacak. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascalibur panjang yang beririsan antara Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, perhatian Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali tak lagi sekadar pada pengamanan perayaan, tetapi bergeser ke pergerakan penduduk yang masuk ke Pulau Dewata seiring mulainya arus balik mudik Lebaran.

Kepala Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, memastikan situasi selama rangkaian hari besar keagamaan berjalan relatif aman tanpa gangguan berarti. Bahkan, kegiatan takbiran menjelang Idulfitri disebut berlangsung kondusif tanpa laporan pelanggaran mencolok.

Baca juga:  Evakuasi Tak Jadi Tunggu Laut Pasang, KMP Cemerlang 55 Berhasil Lepas Kandas

Namun di balik situasi yang terkendali, muncul satu fokus baru, yaitu arus balik penduduk pendatang (duktang) yang mulai berdatangan ke Bali. “Secara umum kondusif, hanya kemacetan yang masih terasa,” ujarnya, Senin (23/3).

Fenomena ini mendorong Satpol PP menggencarkan operasi penduduk nonpermanen. Bukan untuk membatasi, tetapi memastikan setiap pendatang yang masuk ke Bali memiliki identitas jelas serta tujuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:  Diskon Tarif Moda Transportasi Masa Mudik Lebaran, Segini Besarannya

Menurut Dharmadi, langkah ini penting untuk menjaga ketertiban di tengah tingginya mobilitas pasca libur panjang. Apalagi Bali tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang, selama mengikuti aturan yang berlaku.

Pengawasan kini menyasar kantong-kantong hunian pendatang, dengan melibatkan aparat desa hingga tingkat lokal. Pendataan dilakukan untuk mempercepat penanganan jika terjadi persoalan di kemudian hari.

Selain itu, penjagaan juga diperketat di pintu masuk utama Bali seperti Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai. Dua titik ini menjadi jalur utama keluar-masuk penumpang selama arus mudik dan balik.

Baca juga:  Malam Hari, Antrean di Gilimanuk Lebih Padat

Satpol PP bersama pemerintah kabupaten/kota, termasuk Denpasar, juga diminta siaga penuh mengantisipasi lonjakan kedatangan usai masa libur bersama.

Dengan strategi ini, Bali tak hanya menjaga kondusivitas saat perayaan, tetapi juga memastikan stabilitas sosial tetap terjaga setelahnya, di tengah derasnya arus manusia yang kembali berdatangan. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN