
DENPASAR, BALIPOST.com – Memasuki hari ketiga arus mudik, terjadi antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang dipicu tingginya mobilitas masyarakat yang hendak menyeberang. Sementara, jumlah dermaga dan kapal yang beroperasi tidak mengalami penambahan. Kondisi tersebut disikapi serius Polda Bali dengan mengerahkan pasukan elitnya yakni Brimob untuk mengurai kemacetan.
Selain itu, untuk mengurai kepadatan tersebut, Polda Bali melakukan berbagai langkah, salah satunya adalah melaksanakan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk. Kehadiran anggota Brimob merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran arus mudik sekaligus memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan tertib.
“Dengan pendekatan humanis, para personel Brimob tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para pemudik agar tetap tertib mengikuti antrean. Mereka bekerja siang dan malam secara bergiliran, memastikan arus kendaraan tetap bergerak meski dalam kondisi kepadatan tinggi,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy.
Ariasandy menjelaskan, seluruh personel Polda Bali yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2026 terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus mudik berlangsung. Pihaknya terus mengoptimalkan personel di lapangan untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Kehadiran Brimob di jalur antrean ini merupakan bentuk dukungan penuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar arus mudik tetap berjalan tertib dan aman. Ia pun mengingatkan seluruh personel yang terlibat operasi agar tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah intensitas tugas yang tinggi. (Kerta Negara/balipost)










