Proses pembuatan panggung pembukaan PKB di depan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar Timur. (BP/rah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 akan digelar selama sebulan penuh, mulai dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Untuk pembukaannya dilaksanakan di depan Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar Timur. Terkait pengamanan, Polda Bali masih menunggu laporan analisa intelijen.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, Kamis (11/6) menjelaskan, pengamanan tetap dilaksanakan oleh Polda Bali dan Polresta Denpasar. Untuk jumlah personel yang akan dikerahkan belum bisa dipastikan.

Baca juga:  Polda Bali Sidak HP dan Tes Urine Anggota Polres Gianyar

“Bagaimana hakikat ancamannya, kami sesuaikan dengan jumlah petugas keamanan. Tentunya kami akan akan selalu hadir di mana setiap ada kegiatan masyarakat,” tegasnya.

Pengamanan harus dilakukan terutama berpotensi menimbulkan kemacetan atau potensi gangguan lainnya dengan pihak panitia. Jika sudah ada laporan intelijen, baru bisa ditentukan jumlah personel yang akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

“Dari perkiraan intelijen baru kita bisa tentukan jumlah pengamanan berapa orang diturunkan. Perlu dikawal atau tidak? Nanti kita lihat. Setiap pengamanan itu diawali oleh analisis,  kita lihat ada ancamannya seperti apa. Yang jelas pasti kita akan amankan setiap event kegiatan yang ada di Bali,” ujar Ariasandy.

Baca juga:  Satpol PP Segel SPA, Amankan Dua Terapis

Termasuk jika ada pengalihan arus lalu lintas. Jika diprediksi akan terjadi kemacetan, akan ada rekayasa lalu lintas.
Apakah Presiden Prabowo Subianto akan hadir? “Belum tahu. Kalaupun beliau datang, untuk pengamanan kami berkoordinasi dan kerja sama dengan  Kodam IX/Udayana,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN