
SINGARAJA, BALIPOST.com – Pencarian terhadap dua korban banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Minggu (8/3), akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Mendaung.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 15.57 WITA di perairan Pantai Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Buleleng. Saat ditemukan, jasad korban terlihat mengambang di pantai setelah terbawa arus hingga ke laut.
Korban diketahui bernama Kadek Wahyu Gunawan (12), asal Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Buleleng sekitar pukul 16.10 WITA untuk penanganan lebih lanjut.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian korban telah dimulai sejak Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Operasi pencarian melibatkan sekitar 162 personel dari berbagai unsur tim SAR gabungan.
Penemuan korban berawal saat tim ketiga melakukan penyisiran di perairan laut menggunakan dua unit rubber boat dengan dukungan personel Polairud Polres Buleleng. Tim melakukan pencarian dari kawasan Pantai Banjar ke arah barat hingga akhirnya menemukan korban mengambang di sekitar Pantai Dencarik.
Donny menjelaskan, sesuai standar operasional prosedur (SOP), operasi pencarian akan dilaksanakan selama tujuh hari dengan enam malam masa pencarian intensif. Mengingat satu korban masih belum ditemukan, yakni Putu Wini (17).
Setelah masa tersebut, pemantauan tetap akan dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat serta para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan akan terus berupaya maksimal melakukan pencarian hingga batas waktu operasi yang ditentukan,” pungkasnya. (Yudha/balipost)










