Pakaian Paskibra nampak berubah coklat di tengah apel peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar, Jumat (27/2). (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Apel peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar pada Jumat (27/2) diwarnai hujan gerimis. Akibatnya, Lapangan Lumintang yang menjadi tempat upacara menjadi becek.

Meski demikian suasana apel di pagi hari yang sempat diguyur hujan tetap khidmat. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang awalnya memakai pakian putih bersih seketika berubah coklat setelah memasuki lapangan.

Bendera Merah Putih pun berkibar dengan hikmat di tengah suasana mendung masing membelengu. Apel Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar dimulai sekitar pukul 08.00 WITA. Apel dimulai dengan pembacaan sejarah Kota Denpasar, dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih.

Baca juga:  Digembleng, Fisik 70 Calon Paskibra Denpasar

Dalam kesempatan ini juga diberikan penganugrahan tanda kehormatan negara dan penyerahan piagam penghargaan. Di antaranya, Satya Lencana, penghargaan penilian opini Ombudsmasn RI (penilaian mal administrasi, pelayanan publik tahun 2025), penghargaan sang sewakadarma tahap V Tahun 2026, penghargaan Pemantuan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025.

Dilanjutkan penerimaan penghargaan Parama Budaya, penerimaan Kerti Budaya, penerimaan penghargaan sanggar serta pemberian penghargaan kepada pemenang lomba serangkaian HUT ke-238 Kota Denpasar. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Dalami Senpi Digunakan Mantan Kepala BPN Bunuh Diri, Ini Dugaan Kapolresta
BAGIKAN